Ilustrasi. (BP/dok)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kasus perkelahian yang terjadi antara Sekretaris DPD II Partai Golkar Klungkung, I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida alias Dewa Wiwin (36), dengan salah satu caleg bernama I Nyoman Wiriyanto (45), asal Desa Tihingan, Banjarangkan, terus bergulir. Setelah saling lapor ke Polres Klungkung, keduanya rencananya dipanggil pengurus DPD I Golkar Bali, Rabu (12/8).

Hanya saja, Dewa Wiwin dipastikan tidak hadir memenuhi pemanggilan. Karena kondisinya masih terbaring lemah di RSUD Klungkung, pascaoperasi pada tulang hidungnya.

Baca juga:  Dua Minggu Terakhir, Penularan COVID-19 di Surabaya Sudah Dapat Dikendalikan

Ayahnya, Dewa Widiasa Nida mengatakan kalau anaknya saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. Pihaknya memilih untuk tidak menghadiri pemanggilan dari DPD I Golkar Bali. “Fokus utama kami adalah kesembuhan Dewa Wiwin. Saya mendukung proses hukum yang objektif dan adil. Namun, saat ini Dewa Wiwin sedang dalam masa pemulihan pascaoperasi, sehingga kami memilih untuk tidak menghadiri pemanggilan tersebut,” ujar Dewa Widiasa Nida.

Baca juga:  Diperiksa di Polda Bali, Terungkap Alasan Bule Pose Bugil di Pohon Sakral

Jika pemanggilan anaknya ke DPD I Golkar Bali terkait mediasi damai, mantan Ketua DPD II Golkar Klungkung yang kini menjadi pengurus DPP mengatakan akan mempertimbangkannya.

Baca selengkapnya dimedia partner DENPOST.id

BAGIKAN