Nyoman Giri Prasta. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya mengambil kebijakan untuk kembali melanjutkan program bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat di Kabupaten Badung. Ini merupakan upaya membantu masyarakat di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Diakui Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, Kamis (15/7), pihaknya tidak mau memberikan sembako. “Kami tidak mau memberikan sembako. Jika memberikan sembako akan menjadi kerumunan,” jelasnya.

Baca juga:  Disoroti, Kinerja Badan Pengelola Pariwisata Batur Dinilai Belum Maksimal

Ia akan memerintah kelian banjar dinas, kepala lingkungan, beserta dengan lurah dan camat untuk memastikan uang ini nanti dibawakan ke rumah-rumah agar tidak terjadi kerumunan. Soal sumber BLT, Giri Prasta mengaku mendapatkan dari refocusing berbagai anggaran.

“Jujur saya katakan, sampai UP saya dipotong, tidak masalah. Termasuk operasional kami dipangkas, juga tidak masalah dan itu sudah dilakukan. …
Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

Baca juga:  Badung Raih Dua Inovasi Nasional Top 45, Wakili Indonesia di UNPSA 2020
BAGIKAN