Ilustrasi. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Kanker serviks dapat dicegah dengan berbagai cara. Sebut saja vaksinasi human papillomavirus (HPV) hingga berolahraga.

Dikutip dari klikdokter.com, penelitian membuktikan adanya hubungan antara olahraga dengan kanker serviks. Sayangnya, banyak orang yang menganggap remeh olahraga.

Padahal, hanya dengan berolahraga 30 menit dalam seminggu dapat menurunkan risiko kanker serviks pada wanita secara signifikan. Sebaliknya, wanita yang jarang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya berisiko lebih tinggi terkena kanker maut ini.

Baca juga:  Kirab Api Obor Porprov Bali 2025 Dilepas dari Pura Pasar Agung Kintamani

Pencegahan sejak dini dengan vaksinasi HPV menjadi sangat penting. Di samping itu, Anda wajib melakukan deteksi dini sekalipun telah mendapatkan vaksinasi.

Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain inspeksi visual dengan asam asetat, Pap smear, dan tes HPV. Terapkan juga gaya hidup sehat dengan mengatur pola makan, menjauhi rokok, dan rutin berolahraga. Jika Anda tak terbiasa berolahraga, coba lakukan perlahan-lahan baik dari segi frekuensi maupun intensitas.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Didesak Kaji Ulang Rujukan Berjenjang

Satu hal lagi, berolahraga tak harus di gym. Bergerak aktif juga bisa dilakukan dengan berjalan, bersepeda, bahkan berkebun. Jadi, bila Anda sedang malas berolahraga, ingatlah bahwa selain membakar kalori, Anda juga sedang menurunkan risiko kanker serviks. (Goes Arya/balipost)

BAGIKAN