DENPASAR, BALIPOST.com – Palang Merah Indonesia Provinsi Bali juga terdampak COVID-19. Pasalnya stok darah di PMI menipis karena jumlah pendonor menurun karena dilarang mengumpulkan orang.

Padahal tiap hari PMI Bali memerlukan 120 kantong darah tiap hari. Sedangkan tiap bulan dibutuhkan 3.000 sampai 4.000 kantong darah.

Untuk memenuhi stok darah, PMI Bali minta bantuan ke Kodam IX/Udayana beserta jajarannya. Pada Selasa (14/4) dilaksanakan donor darah di Aula Kesdam IX/Udayana, Denpasar.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan pejabat lainnya turut mendonorkan darahnya. “Dalam minggu ini sudah ketiga kali dilakukan donor darah, saya baru bisa hadir hari ini. Ini atas permintaan PMI Bali. Dihadapkan dengan isu COVID-19 bahwa PMI Bali kekurangan stok darah. Sudah terkumpul 1.483 kantong darah,” ujar Pangdam.

Baca juga:  Satpol PP Denpasar Bubarkan Kegiatan Senam Kebugaran 

Oleh karena itu, PMI koordinasi dengan Kodam manakala ada prajuritnya berkenan untuk donor darah. “Kami sambut dengan baik. Ini momentum kami sebenarnya memberi yang terbaik bagi bangsa ini dengan potensi yang kami punya,” ujarnya.

Pangdam mengerahkan personelnya untuk membantu PMI. Instruksi sama juga disampaikan ke dua provinsi masuk wilayah Kodam Udayana yaitu NTB dan NTT.

Berhubung tidak boleh mengumpulkan banyak orang, maka waktunya diatur sedikit lama agar tidak terjadi penumpukan anggota.

Baca juga:  Bali Kebagian 31 Ribu Dosis Vaksin COVID-19, Ini Rinciannya per Kabupaten/Kota

Sedangkan Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra mengucapkan terima kasih kepada Pangdam dan jajarannya yang bersedia donor darah untuk menanggulangi kesulitan stok darah di PMI Bali. “Kami tiap hari minimal bisa mengumpulkan 120 pendonor. Karena tiap bulan harus siap 3 ribu sampai 4 ribu kantong darah untuk menanggulangi kebutuhan darah di Bali. Hari ini cukup menggembirakan karena dapat darah sekitar 80 kantong,” ujarnya.

Baca juga:  Rekanan dan Penjual Bahan Bangunan Bersaksi, Makin Terungkap Dugaan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem

Di tengah situasi COVID-19, pihaknya tidak bisa mengumpulkan lembaga atau instansi untuk donor darah. Tiap hari pihaknya membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya di Markas PMI Bali. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN