Petugas mengamankan seorang warga yang tidak menggunakan masker dan diduga mabuk. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Petugas pemeriksa yang dilakukan di pos pantau serangkaian Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sering menemukan kejadian unik. Selain banyak pengendara yang terciduk tidak menggunakan masker, tak sedikit warga yang melintas sambil mabuk.

Seperti yang terjadi di Pos Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat. Kejadiannya pada Minggu (17/5) malam.

Seorang pengendara sepeda motor tanpa menggunakan masker distop petugas. Setelah sempat ditanya alasannya, pria tersebut justru mengamuk. Petugas pun dengan sigap untuk mengamankan pria tersebut.

Kasatpol PP Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga yang dikonfirmasi, Senin (18/5) mengakui kejadian tersebut. Pengendara yang sempat distop tersebut malah mendorong petugas.

Bukan hanya itu, lelaki tersebut mengumpat-gumpat petugas yang sedang jaga. Karena sudah mengeluarkan kata-kata provokatif, petugas langsung mengamankannya. “Mereka ini tidak membawa STNK maupun KTP,” jelas Sayoga.

Baca juga:  Diterapkan Mulai 15 Mei, Ini Kata Pemkot Soal PKM

Dikatakan, saat diajak bicara, pria ini sangat sulit. Penyebabnya, diduga pria ini dalam kondisi mabuk.

Di kendaraannya juga ditemui minuman keras lokal sebanyak 1,5 liter. “Saat ini masih kami tempatkan di ruang pembinaan. Sambil nunggu dia bisa berkomunikasi dengan baik. Sampai sekarang masih dalam pengaruh alkohol,” kata Sayoga. Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.