Areal sekitar kantor KONI Tabanan mulai ditanami bibit singkong, cabe, buah dan tanaman herbal. (BP/Ist)

TABANAN, BALIPOST.com – Kantor KONI Tabanan yang lokasinya berdekatan dengan kompleks Stadion Debes, mempunyai lahan yang lowong. Areal yang kosong daripada ditumbuhi alang-alang, maka jajaran pengurus KONI Tabanan memilih bercocok tanam dengan menanam singkong, cabe, alpukat dan tanaman herbal.

Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan menjelaskan, pihaknya mengajukan anggaran ke Pemkab Rp 9 miliar lebih, dan disetujui Rp 8,5 miliar dan kemudian mengalami rasionalisasi lagi. “Kami juga belum tahu, setelah rasionalisasi KONI Tabanan mendapat kucuran dana berapa ?” tanya Dewa Gede Ary Wirawan. Yang jelas, hingga kini anggaran KONI belum turun.

Kendati demikian, tiap hari kantor KONI yang memiliki enam staf tetap bergiliran masuk ke kantor. Mereka juga bekerja memotong rumput, sekaligus bercocok tanam. “Jadi, sebelumnya pemotongan rumput ditangani pihak ketiga, tetapi sekarang dikerjakan staf KONI, dan kami hanya mengeluarkan bahan bakar mesin rumput,” ungkapnya.

Baca juga:  Keluar, Hasil Lab WN Rusia dalam Pengawasan COVID-19 di BRSU Tabanan

Sementara, Sekum KONI Tabanan Made Nurbawa mengemukakan, bibit tanaman disumbang cabor-cabor. Nurbawa menambahkan, di tengah situasi pandemi wabah covid-19, kegiatan bercocok tanam sangatlah menyenangkan bagi masyarakat Tabanan. “Kami mengajak masyarakat bertani, sebab sesungguhnya pekerjaan yang mulia,” terang Nurbawa, di Tabanan, Minggu (10/5).

Ia mengakui, pandemi wabah corona ini dipastikan berdampak pada perekonomian maupun penghasilan masyarakat. Nurbawa mendambakan, suasana asri dan tumbuh pepohonan di lingkungan sekretariat KONI, disaat para atlet berlatih di rumah masing-masing. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.