DENPASAR, BALIPOST.com – Angka kasus positif COVID-19 di Bali memang terus meningkat setiap harinya. Tapi perlu dicatat, peningkatan kasus positif kerap dibarengi pula dengan pertambahan jumlah pasien yang sembuh.

Selain itu, angka kematian akibat COVID-19 juga tergolong rendah yakni masih tetap 4 orang hingga Selasa (5/5). Disebutkan bila pemeriksaan atau tes sampel secara cepat merupakan salah satu kunci sukses Bali menangani penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Konsep penanganan COVID-19 adalah test, treatment, tracking. Semakin cepat melakukan tes, makin cepat diobati, makin cepat melakukan tracking para orang yang kontak dengan kasus,” ungkap Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus COVID-19 Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti dikonfirmasi, Rabu (6/5).

Menurut Sri, Provinsi Bali terus menambah SDM laboran atau petugas laboratorium dari berbagai rumah sakit dan universitas yang ada. Mereka diberdayakan untuk melakukan pemeriksaan sampel. Hal sama dilakukan RSUP Sanglah, yang memiliki laboratorium kesehatan untuk menguji spesimen swab dengan metode PCR.

Baca juga:  Berkedok Laporan Wartawan, Satpol PP Tertibkan Pedagang Ditengah Covid-19

Penambahan SDM laboran terus dilakukan dengan mengadakan pelatihan bagi relawan siapa saja yang ingin membantu mengetes sampel. “Kita buat laboratorium di RSUP Sanglah sebagai pelatihan sehingga kalau ada tambahan laboratorium, SDM-nya sudah siap,” jelasnya.

Selama ini, lanjut Sri, laboratorium RSUP Sanglah mampu melakukan 250 tes sampel sehari dengan satu mesin PCR. Jumlah tes sampel yang diuji akan bertambah.

Mengingat, sejak Selasa kemarin, juga mulai menggunakan bantuan mesin PCR dari Menteri Kesehatan untuk Bali, sehingga bisa menambah kapasitas pemeriksaan laboratorium. Di sisi lain, kunci sukses Bali menangani COVID-19 juga tidak lepas dari kekompakan, kolaborasi yang baik, serta komunikasi yang cepat dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali.

Data hingga Selasa (5/5), akumulatif pasien positif COVID-19 di Bali berjumlah 277 orang. Dari jumlah itu, 160 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 4 orang meninggal dunia, dan 113 orang masih dalam perawatan. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.