ngamuk
Ilustrasi. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di tengah merebaknya COVID-19 dan instruksi untuk diam di rumah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus ini, komplotan begal masih melancarkan aksinya. Mereka berkeliaran pada malam hari.

Komplotan ini, menurut informasi yang dihimpun Selasa (5/5), beraksi di Jalan Batas Dukuh Sari, di depan SD 11 Pedungan, Denpasar Selatan (Densel), Senin (4/5). Begal berjumlah empat orang membawa sajam ini mengincar sepeda motor milik Tatam Sumantri (49).

Tapi korban melawan dan pelaku langsung kabur karena melihat warga berdatangan. “Kejadiannya sekitar pukul 23.00 Wita. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Densel. Pelaku bawa kabur kunci motor saja,” kata sumber, Selasa (5/5).

Baca juga:  Tunggu Saudara, Pekerja IT Ini Malah Dibegal

Kronologisnya, korban dari tempat kerja menuju tempat tinggalnya di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Rajawali. Saat melintas di TKP korban dihadang oleh pelaku dan diduga dalam keadaan mabuk.

Mereka berusaha merampas sepeda motor tersebut, tapi korban melawan. Pelaku hanya kunci dapat kunci motor itu saja. “Korban teriak minta tolong warga sekitar. Namun ada perlawanan dari pihak pelaku membawa sajam,” ujarnya.

Tak lama kemudian pacalang datang dan massa mulai berdatangan. Hal itu membuat pelaku keder dan langsung kabur.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Polsek Densel. “Kami masih menunggu laporannya,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.