Personil Kodim Bangli mengngkat nasi bungkus yang disiapkan untuk warga. (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Sedikitnya sembilan ribu nasi bungkus harus disiapkan personil TNI dari Kodim 1626 Bangli setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan makan warga Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut selama menjalani karantina. Untuk menyiapkan makanan sebanyak itu, para personil TNI mulai memasak pukul satu pagi.

Kegiatan memasak dilakukan di dapur umum yang didirikan di SMPN 2 Susut yang berlokasi di wilayah Desa Abuan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan makan warga di dapur umum, Kodim Bangli mengerahkan satu pleton anggotanya.

Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf. Himawan Teddy Laksono, Minggu (3/5) mengatakan, 9 ribu nasi bungkus tersebut disiapkan setiap hari untuk kebutuhan makan tiga kali dalam sehari. Proses memasak dilakukan dengan memperhatikan standar kesehatan. Semua anggota harus dalam kondisi sehat. Bahan makanan dan peralatan memasak juga harus dalam kondisi steril.

Baca juga:  Masyarakat Desak Data Pasien COVID-19 Dibuka, Ini Penjelasan Kadiskes Bali 

Makanan yang telah matang, dibungkus dengan melibatkan Linmas, PKK, Pecalang, dan relawan lainnya. Setelah siap selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di Banjar Serokadan menggunakan dua unit kendaraan Kodim. “Pendistribusian dilakukan sesuai waktu jam makan, pagi, siang dan malam,” kata Letkol Teddy.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menyiapkan makanan bagi warga, prajurit yang ditugaskan didapur umum adalah yang memiliki spesialisasi memasak. Proses memasak dilakukan tiga kali dalam sehari. Agar tak membosankan, makanan yang dimasak diusahakan bervariasi setiap harinya. Tentunya dengan memperhatikan kalori yang dibutuhkan.

Untuk pemenuhan kebuthan tambahan lainnya seperti susu bagi bayi dan anak-anak, Letkol Teddy megaku pihaknya juga membantu memfasilitasinya. Personil Kodim akan mmbantu mencari hal yang dibutuhkan warga melalui koperasi Kodim. (Dayu Rina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.