Sejumlah warga melitasi areal persawahan di seputaran kecamatan Ubud. (BP/Nik)

GIANYAR, BALIPOST.com –  Wabah COVID- 19 kini sudah melumpuhkan berbagai sektor ekonomi, khususnya pariwisata. Melihat kondisi ini generasi muda diminta untuk melirik sektor pertanian. Hal ini diungkakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Gianyar, Made Raka, Senin (27/4).

Made Raka mengajak generasi muda untuk tidak gengsi bertani. Terlebih lagi saat ini banyak generasi muda  terutama yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata sebagian besar dirumahkan. Diharapkan kesempatan itu dapat digunakan untuk bertani, khususnya bagi yang memiliki lahan yang mencukupi untuk bertani.

“Generasi muda kami harapkan agar tidak gengsi dan malu, ataupun takut untuk bertani. Manfaatkan lahan yang ada untuk memulai bertani, walaupun hanya untuk menanam sayur sayuran.  Apalagi saat ini banyak pekerja dirumahkan akibat COVID- 19,” jelasnya.

Baca juga:  Persentase Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di Bali Naik, Ini Peringkat Terbaru di Nasional

Bila tidak memiliki lahan pertanian seperti sawah, generasi muda dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai atau sayuran yang lainnya. “Contohnya bisa menanam cabai di pekarangan rumah, tidak harus memiliki sawah. Cukup di pekarangan rumah saja,” imbuhnya.

Ditambahkan bahwa saat ini dengan bertani atau berkebun, juga dapat memenuhi kebutuhan dapur. Mengingat jika menanam sayuran mayur atau cabai  di pekarangan rumah dapat dipanenen dan dikonsumsi langsung tanpa harus membeli. “Dengan berkebun ini kan dapat mencukupi kebutuhan, seperti menanam cabai, sayur mayur, atau buah buahan,”  tandasnya. (Manik Astajaya/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.