Ilustrasi. (BP/Suarsana)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pasien positif COVID-19 terbaru di Buleleng merupakan seorang yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Hal itu diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., Sabtu (25/4).

Ia menjelaskan pasien dengan kode 18 ini, sebelum terkonfirmasi positif telah menjalani masa pemantauan 14 hari. Yang bersangkutan kemudian melakukan rapid test dan hasilnya positif. Jenis kasusnya, kata Suyasa, transmisi lokal.

Dengan hasil itu, pasien mengikuti karantina di Rumah Sakit Pratama (RSP) Giri Emas, Kecamatan Sawan. Untuk memastikan kondisi kesehatannya, tim medis melakukan tes swab PCR.

Setelah sampel swab diuji sebanyak 2 kali berturut-turut hasilnya terkonfirmasi positif. Hingga sekarang, pasien masih menjalani pengobatan, sampai nantinya tim medis menyatakan pasien sembuh. “Tambahan yang terkonfirmasi positif ini, setelah 2 kali swabnya terkonfirmasi positif, dan sekarang masih dirawat di RSP Giri Emas,” jelasnya.

Baca juga:  PDP COVID-19 di Buleleng Bertambah

Sementara itu, Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 348 orang dan sudah selesai masa pantau 166 orang, karantina mandiri 164 orang, karantina di SPN Singaraja 4 orang dan karantina di RSP Giri Emas 14 orang. Pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal juga terus dipantau.

Secara kumulatif gugus tugas memantau sebanyak 2.604 orang. Rinciannya, 1.617 selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 987 orang.

Mereka itu terdiri dari pekerja kapal pesiar 605 orang, TKI lainnya 33 orang, WNA 4 orang, pulang dari luar negeri 3 orang, dan orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia sebanyak 342 orang.
(Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.