Petugas melakukan pemeliharaan jaringan listrik. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang masuk dalam data TNP2K tidak perlu khawatir jika belum mendapatkan token listrik gratis atau diskon 50 persen. PLN menjamin mereka akan dapat mengakses bantuan tersebut dan akan membagikannya pada yang berhak secara door to door.

“Token listrik untuk prabayar tidak akan hilang, atau program listrik diskon 50 persen. Yang pascabayar, otomatis gratis atau tagihannya nol,” kata Manajer Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya, Minggu (19/4).

Ia mengakui, sejak informasi pertama tentang pembagian token gratis melalui WhatsApp dan website oleh pemerintah disampaikan, telah muncul keraguan di masyarakat terutama MBR. “Jangankan melalui WhatsApp, telepon saja tidak punya, mungkin begitu ya pertanyaan yang muncul. Itu jangan khawatir, tim kami yang akan mendata,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya telah mengantisipasinya dengan bekal data MBR. Tim PLN akan turun ke lapangan bersama aparatur desa seperti Babinsa dan kepala desa akan door to door memberikan pulsa yang menjadi hak masyarakat kecil.

Baca juga:  54 KK Miskin di Klungkung Disasar "One Man One Hope"

Jika pada periode 1 token listrik belum masuk, ia menjamin tidak akan hilang. Selain ada data MBR dari TNP2K, juga sistem token telah diatur. Pulsa listrik tidak akan masuk atau disalahgunakan orang lain, karena pulsa sudah ada ID pelanggannya. “Kalaupun belum kesampaian di tahap pertama, nanti masih bisa didapatkan sekalian,” jelasnya.

Arya juga menjawab banyaknya pertanyaan yang muncul tentang pelanggan 1.300 VA ke atas yang juga menginginkan token gratis atau diskon. Ditegaakannya, ini merupakan kebijakan pemerintah pusat. Dalam hal ini PLN hanya men-support.

Selain arena masih banyak masyarakat subsidi yang belum kebagian token listrik. Di Bali ada 470.446 pelanggan subsidi yang menjadi prioritas mendapatkan bantuan listrik. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.