Tangkapan layar penyebaran kasus COVID-19 di Bali per 17 April 2020. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mengumumkan hasil investigasi lima pasien positif COVID-19 yang sebelumnya tidak diketahui riwayat penularannya. Dinyatakan pada Kamis (16/4), mereka tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri ataupun ke daerah terjangkit di luar Bali.

Selain itu, juga tidak memiliki keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI). Menariknya, satu dari lima pasien tersebut rupanya adalah WNA yang berprofesi sebagai pilot dan saat ini sudah kembali ke negaranya. “Kemarin kan saya melaporkan ada lima orang yang masih diinvestigasi. 1 orang adalah WNA, pilot dan sekarang sudah pulang,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan pers, Jumat (17/4).

Sedangkan empat orang lainnya, lanjut Dewa Indra, seluruhnya adalah WNI asal Bali. Tim surveilans sudah turun dan memastikan bahwa 1 orang merupakan PMI yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dan 3 orang karena transmisi lokal. “Itu sebabnya, angka transmisi lokal sekarang bertambah,” jelasnya.

Menurut Dewa Indra, saat ini sudah tidak ada lagi pasien positif yang diinvestigasi riwayat penularannya. Sedangkan untuk update, Jumat (17/4), tercatat ada tambahan 11 kasus positif COVID-19 yang terdiri dari 8 PMI (imported case), 2 transmisi lokal, dan 1 orang tertular dari daerah terjangkit di luar Bali.

Baca juga:  Bandara Ngurah Rai Ditutup

Dengan demikian secara akumulatif kini ada 124 orang yang positif. Terdiri dari 8 WNA dan 116 WNI.

“WNI 116 orang terdiri dari imported case sebanyak 81 orang yakni 77 PMI dan 4 orang non PMI, kemudian yang terinfeksi dari daerah terjangkit sebanyak 14 orang, selanjutnya dari transmisi lokal menjadi 21 orang,” paparnya.

Dewa Indra menambahkan, pasien positif yang sembuh saat ini kembali bertambah 4 orang sehingga akumulatifnya menjadi 36 orang. Terdiri dari 2 pasien imported case dan 2 pasien terjangkit dari daerah lain.

Sisanya, 86 pasien positif COVID-19 masih dalam perawatan di RS rujukan dan tempat karantina yang dikelola Pemprov Bali. Kemudian untuk pasien positif meninggal dunia masih tetap 2 WNA. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.