Salah seorang pedagang di Pasar Adat Desa Pekraman Ubung, Denpasar menerima masker gratis, Senin (6/4). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penyebaran virus Corona semakin meluas. Karena itu, WHO meminta semua lapisan masyarakat untuk selalu menggunakan masker.

Kondisi ini akhirnya disikapi cepat jajaran Pemkot Denpasar bersama jajaran, termasuk K3S. Untuk lebih memasyarakatkan penggunaan masker, Senin (6/4), kembali dilakukan pembagian maskes kepada para pedagang di Pasar Desa Adat Ubung. Selain itu, masker juga diberikan kepada para tenaga kebersihan.

Pemberian masker gratis kepada pedagang di pasar tradisional ini bukan saja di Pasar Desa Adat Ubung, tetapi juga di tiga pasar lainnya, meliputi Pasar Kereneng, Pasar Intaran dan Pasar Padangsambian Kaja. “Ini merupakan salah satu gerakan 10 ribu masker yang dilakukan K3S Denpasar. Sebelumnya, dalam program “Mari Berbagi” juga dilakukan penyerahan bantuan alat kesehatan,” ujar anggota K3S Denpasar Yudiani Putri.

Baca juga:  BPBD Badung Bagi Masker dan Disinfektan

Pada kesempatan tersebut, K3S juga mengajak pedagang di pasar tradisional untuk selalu menggunakan masker dalam beraktivitas. Bukan saja di pasar, tetapi di rumah juga diharapkan tetap menggunakan masker. Selain itu, pedagang juga diharapkan rajin untuk mencuci tangan agar terhindari dari COVID-19.

Dikatakan, kegiatan pembagian masker terhadap orang yang rentan terjangkit COVID-19 akan terus berlanjut. Setelah ini pihaknya juga akan memberikan masker kepada para tenaga kebersihan. Mereka juga harus tetap menggunakan masker saat melakukan tugasnya dalam menjaga kebersihan kota.

Masker yang dibagikan K3S ini merupakan merupakan bantuan dari pada pelaku UKM, pengusaha, organisasi, serta perorangan. Adapun masker ini nantinya akan diberikan kepada seluruh pedagang pasar, tukang parkir dan petugas kebersihan di 50 pasar yang tersebar di Kota Denpasar. (Asmara Putera/balipost)