Sejumlah ABK nampak sibuk mengisi form di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascamewabahnya COVID-19 dan ditetapkan WHO sebagai pandemi, sejumlah negara melakukan lockdown. Sejumlah tenaga kerja (naker) migran asal Bali pun pulang.

Sebagian dari mereka ada yang bekerja di negara endemi COVID-19. Sehingga screening COVID-19 pun dilakukan saat kedatangannya.

Menurut Dewa Indra, pekerja migran yang pulang selama 11 hari, yakni sejak 22 Maret hingga Kamis (2/4) sore berjumlah 3.481 orang. Semuanya telah diperiksa kesehatannya dan diberikan surat keterangan sehat serta imbauan untuk melakukan karantina di rumah.

“Telah kita minta kepada berbagai komponen untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap ketaatan dan disiplin mereka (pekerja migran, red) untuk melakukan karantina mandiri,” imbuhnya.

Baca juga:  Karena Ini, Stok Darah PMI Bali Menipis

Selain Bandara, lanjut Dewa Indra, sejak Rabu juga dilakukan rapid test di Pelabuhan Gilimanuk. Utamanya terhadap mereka yang datang dari daerah-daerah terjangkit di seberang pulau.

Pemeriksaan ini terus berlangsung berbagai bagian untuk memperkuat upaya-upaya pencegahan terhadap potensi risiko yang datangnya dari luar Bali. (Rindra Devita/balipost)