Kodim 1611/Badung melakukan donor darah untuk mengantisipasi menipisnya stok. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kegiatan donor darah secara berkelompok banyak yang dibatalkan sehingga stok darah PMI kian menipis. PMI juga melakukan pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat terhadap pendonornya. Menyikapi kondisi ini,  Kodim 1611/Badung melaksanakan donor darah dan targetnya terkumpul 105 kantong darah, Kamis (2/4).

Pasiter Kodim 1611/Badung Mayor Inf. Made Mustika, seizin Dandim Kolonel Inf. Puguh Binawanto menyampaikan,  kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan PMI Provinsi Bali.  “Donor darah ini dilaksanakan dalam rangka mengatasi kekurangan persediaan akibat social distancing untuk hadapi pandemi COVID-19,” tegas Mayor Mustika.

Menurut Mustika,  kegiatan donor darah dilaksanakan beberapa tahap.  Tiap tahap dihadirkan 15 pendonor. Pada Kamis dilakukan donor darah 12 orang.

Baca juga:  Setiap Tahun, Indonesia Masih Kekurangan Satu Juta Kantong Darah

“Jumlah pendonor dibatasi karena mengikuti SOP pencegahan penyebaran virus Corona.  Untuk sementara ditargetkan tiap hari 15 orang selama seminggu,” ujarnya.

Jika masih kurang,  Mustika,  pihaknya akan siap mencari pendonor lainnya.  Tahap awal dilibatkan personel Kodim Badung dan jajaran.  “Rencananya personel Korem 163/Wira Satya akan ikut kegiatan ini di Kodim Badung,” tandasnya.

Dalam pelaksanaan donor darah tersebut,  mantan Pasintel 1611/Badung,  tidak ditemukan personel yang  memiliki gejala demam, batuk pilek dan sesak nafas yang mengarah ke COVID -19. “Di Kodim Badung akan membuat Posko Pencegahan COVID-19,” tutupnya. (kerta negara/balipost)