JAKARTA, BALIPOST.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, mengatakan saat ini kurs rupiah sudah memadai. Pihaknya mengaku akan mencegah agar tidak terjadi pelemahan Rupiah.

Oleh karena itu, BI akan terus menjaga agar stabilitas nilai tukar rupiah bisa terjaga. Dikatakannya, global pandemic COVID-19 ini telah berdampak di sektor keuangan. Hal ini kata dia telah menimbulkan kepanikan di sektor keuangan global.

Bahkan kata dia, para pemodal dunia telah menarik investasi di berbagai negara termasuk Indonesia. “Akibat kepanikan global, pemodal dunia tarik investasi diberbagai negara termasuk Indonesia,” katanya saat memberikan keterangan Pers terkait stimulus ekonomi, Rabu (1/4) lewat video conference.

Dengan kondisi ini, tentu dapat menyebabkan pengetatan dolar di seluruh dunia. Oleh karena itu langkah-langkah penurunan suku bunga, dilakukan dibl berbagai belahan dunia.

Baca juga:  "Sipeng" 3 Hari Baru Wacana, Bupati Mahayastra Siapkan Bantuan untuk Ribuan KK Miskin

Pihaknya menyampaikan, Indonesia secara erat berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan aspek yang berkaitan dengan stabilitas moneter maupun stimulus moneter. “BI sudah menurunkan suku bunga dua kali,” katanya. (Yudi Karnaedi/balipost)