Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Pemerintah, kata Juru Bicara Penanggulangan COVID-19 Indonesia, Achmad Yurianto, Sabtu (21/3) akan mengupayakan penambahan tempat tidur untuk merawat pasien COVID-19. Bahkan, disebutkannya beberapa RS sudah didedikasikan khusus untuk COVID-19.

Ia mengutarakan RS tersebut, merupakan RS pemerintah, BUMN, maupun swasta. Ia juga mengatakan sektor swasta akan menyumbangkan hotel untuk digunakan sebagai lokasi isolasi dalam penanganan COVID-19. “Sudah barang tentu langkah pusat ini akan diikuti pemerintah daerah. Yakinlah bahwa pemerintah bekerja dan betul-betul menyiapkan penanganan COVID-19,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan bahwa yang terpenting adalah upaya untuk menjaga jarak. “Pahami dan laksanakan dengan baik bagaimana mengatur jarak dan kurangi frekuensi bertemu dengan orang lain,” tegasnya.

Baca juga:  Pembatasan Kunjungan dari 8 Negara Mulai Berlaku, Bukan Penutupan Penerbangan

Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 81 kasus sehingga totalnya sebanyak 450 kasus. Sementara itu, angka kematian bertambah 6 orang menjadi 30 kasus.

Menurut catatan pemerintah, penambahan paling banyak terjadi di DKI Jakarta dengan 44 kasus menjadi 267 kasus. Berikutnya, Jawa Barat dengan 14 kasus menjadi 55 kasus, 11 kasus di Jawa Timur menjadi 26 kasus, Banten empat kasus menjadi 43 kasus, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan masing-masing bertambah dua orang.

Sementara kasus meninggal terbaru terjadi di DKI Jakarta dengan lima kematian dan satu meninggal dunia di Banten. (Pramana Wijaya/balipost)