Atlet tenis meja Bali, Made Sisca Pratiwi. (BP/ist)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pengprov PTMSI Bali hingga kini belum menerima surat resmi perihal pencoretan cabor tenis meja pada PON XX/2020. Kabar terakhir, 10 cabor penyelenggaraannya dipindah ke Jatim dan hasil rapat KONI Bali, kontingen Bali sepakat mengirim tujuh cabor. Untuk itu, sejauh ini tenis meja masih merasa tetap dipertandingkan di PON. Terbukti, program pelatda jalan terus.

Pelatih tenis meja PON Bali, Gede Ardika, di Singaraja, Rabu (18/3), menjelaskan Bali meloloskan empat atlet putra yakni Komang ‘Odon’ Sugita, Putu Tedja Lajuardi, Made Galung Kusuma Negara dan Deva Prasetya. Sedangkan di sektor putri, Made Ayu Puspawati, Made Sisca Pratiwi, Galuh Prasasti dan Komang Anik Sudarnita. “Kami menggulirkan program latihan selama 10 bulan sejak Januari hingga menjelang pelaksanaan PON,” ungkap Ardika.

Baca juga:  Ni Luh Mitayuni Lolos ke PON 2020

Rencananya, kedelapan atlet PON diturunkan pada turnamen Singaraja Terbuka di Gedung PTMSI Buleleng, 9-12 April mendatang. “Namun situasi saat ini sedang mewabah Corona, kami juga belum tahu,” kilah Ardika. Tim tenis meja PON Bali ditangani pelatih Gede Ardika, Ronald Raung serta mantan pelatih Jatim Deddy da Costa. (Daniel Fajry/balipost)