Petugas melakukan simulasi penanganan pasien COVID-19 di RSUP Sanglah. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pasien dalam pengawasan virus Corona (COVID-19) di Bali bertambah lagi. Terdapat 3 warga negara asing (WNA) yang kini menjadi pasien pengawasan COVID-19 sesuai keterangan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, Rabu (11/3) sore.

Menurut Suarjaya, 3 WNA ini merupakan pasien baru dalam Pengawasan COVID-19. Dia memerinci, satu dirawat di RSUP Sanglah, 1 di RS swasta, satu lagi di RSUD.

Disebutkannya, total secara kumulatif sudah 50 pasien pengawasan COVID-19 yang dirawat di Bali. Dari keseluruhan itu, 38 dinyatakan negatif COVID-19, satu orang positif dan meninggal dunia, serta 11 sisanya masih menunggu hasil lab dari Litbangkes Jakarta.

Sementara itu, terkait pasien pengawasan COVID-19, seorang warga negara asing yang menderita sakit paru-paru ringan dirujuk ke salah satu RSUD. Informasinya WNA perempuan dengan usia yang masih muda ini akan dirujuk ke RSUP Sanglah yang merupakan RS rujukan pasien COVID-19.

Baca juga:  Aliran Dana Kasus Ketua Kadin Bali Didalami Ditreskrimsus

Dari informasi dihimpun, WNA ini sempat berobat di salah satu RS. Namun karena menunjukkan indikasi COVID-19, pasien tersebut dirujuk ke RS umum daerah (RSUD). “Silahkan hubungi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi. Karena informasi detailnya harus satu pintu,” kata sumber yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasi terkait ini.

Untuk WNA yang disebutkan itu, Suarjaya mengonfirmasi masuk dalam 3 pasien dalam pengawasan COVID-19 yang baru itu. “Masih dirawat di RSUD,” katanya ketika dikonfirmasi apakah dirawat di RSUP Sanglah. (Rindra Devita/balipost)