Bangunan RSUD Sanjiwani tampak dari depan, Rabu (26/9). (BP/dok)

GIANYAR, BALIPOST.com – RSUD Sanjiwani Gianyar menerima pasien warga negara asing (WNA) yang diduga Corona, Selasa (3/3). Pasien itu kini ditangani di ruang IGD rumah sakit tersebut.

Sebab, rumah sakit beralamat jalan Ciung Wanara itu belum merampungkan persiapan ruang isolasi untuk penyakit terinfeksi virus. Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar Dr Ida Komang Upeksa membenarkan ada pasien WNA yang kini tengah ditangani di IGD RSUD Sanjiwani.

Dikatakan pasien itu masih dalam tahap observasi, serta menunggu hasil lab apakah positif atau negatif Corona. “Masih menunggu hasil lab, pasien sedang di IGD,” katanya.

Dari pengamatan, di luar IGD terdapat tulisan pasien agar masuk lewat pintu utara. Diduga IGD ditutup karena ada pasien dalam pengawasan Corona yang diisolasi di sana.

Disinggung identitas detail dari pasien tersebut, dr Ida Komang Upeksa mengaku belum bisa menjabarkan. Dikatakan yang boleh menjelaskan hanya Dinas Kesehatan Provinsi. “Kita tidak bisa memberikn penjelasan detail pasien ini, silahkan ke provinsi,” katanya.

Namun dr. Upeksa mengakui sampai Senin sore pasien diduga Corona itu masih di IGD RSUD Sanjiwani. Hal ini dikarenakan ruang isolasi rumah sakit belum siap, bahkan masih tahap pengerjaan oleh beberapa buruh. “Ruangan isolasi baru dikerjakan kemarin, dan sakarang masih dikerjakan, mudah-mudahan besok sudah selesai,” katanya.

Baca juga:  DB Makan Korban, Pasien Hamil Tiga Bulan Meninggal

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan di RSUP Sanglah saat ini ada 2 pasien yang dirawat di ruang isolasi. Kemudian 1 pasien di RS Wangaya dirujuk ke BRSU Tabanan, 3 pasien di RSUD Sanjiwani, dan 1 pasien di RSUD Mangusada. Semuanya masih dalam pengawasan. “Ada yang dari dalam negeri, ada juga dari luar negeri. Yang dari luar negeri ada 5, di Gianyar 3, di Sanglah ada 1, Badung 1,” ujarnya.

Namun, informasi terakhir 1 pasien warga negara Jepang di RSUD Mangusada sudah dibawa ke RSUP Sanglah sehingga di Sanglah saat ini ada 2 pasien WNA dari Jepang. Sedangkan 3 WNA di RSUD Gianyar masing-masing 1 dari Rusia dan 2 dari Denmark. (Manik Astajaya/balipost)