Petugas berada di dekat pesawat maskapai China Southern Airlines tujuan Guangzhou, China, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (4/2/2020). Pesawat dengan nomor penerbangan CZ 626 yang mengangkut 126 orang penumpang tersebut merupakan pesawat terakhir dari Bali menuju China sebelum pemberlakuan penundaan penerbangan dari dan menuju seluruh destinasi di "mainland" China mulai Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. (BP/Antara)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Konsulat Jenderal RRT di Denpasar berencana memulangkan wisatawan Tiongkok yang masih ada di Bali. Bahkan Konjen RRT akan mencharter pesawat untuk maksud ini pada Jumat (7/2) ini.

Namun, rencana Pemerintah Tiongkok melalui Konsulat Jenderal RRT di Denpasar untuk memfasilitasi pemulangan 5.000 wisatawan Tiongkok yang masih ada di Bali masih menunggu izin dari kementerian terkait. Pada Jumat (7/2) pagi, Otoritas Bandara bersama Imigrasi dan pihak terkait menggelar rapat bersama Konjen RRT untuk membahas hal itu.

Kepala Seksi Angkutan Udara, Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Puguh Lukito mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jadwal pemulangan 5.000 wisatawan Tiongkok. Sebab hal itu merupakan keputusan kementerian terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan dan pihak terkait lainnya.

Baca juga:  Bali Aman dari Virus “African Swine Fever”

“Tadi pagi sudah diadakan rapat koordinasi oleh seluruh stakeholder terkait di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dipimpin oleh Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV. Tujuan rapat guna meningkatkan koordinasi dan pembahasan kendala teknis dalam rangka persiapan penerbangan dari Tiongkok – Bali – Tiongkok” ujarnya.

Ditambahkan, terkait charter pesawat, semua rencana sudah disampaikan oleh Konjen Tiongkok dalam rapat tersebut. Namun mengenai langkah selanjutnya, pihaknya akan menginformasikannya apabila semua perizinan sudah terbit. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.