Kondisi air di aliran Tukad Badung, Denpasar mengalami pencemaran, baik limbah rumah tangga maupun industri. Seperti terlihat Sabtu (11/1). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Aliran tukad Badung kembali berbusa. Kondisi ini sepertinya terulang terus. Jajaran Pemkot Denpasar melalui Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) belum mampu menemukan orang yang membuang limbah ke sungai.

Sebelumnya, tim gabungan sudah berhasil menciduk satu pembuang limbah ke aliran Tukad Badung yang mengakibatkan air tukad itu berbuih. Bahkan, pelakunya sudah dijerat dengan tindak pidana ringan.

Kali ini, kasus serupa kembali terjadi. Meski lebih sedikit, namun jajaran DLHK tetap akan memantau sumber limbah tersebut. “Kami masih tetap pantau siapa sesungguhnya yang membuang limbah tersebut ke sungai. Kami sedang terlusuri,” ujar Kadis DLHK Denpasar I Ketut Wisada, Sabtu (11/1).

Baca juga:  Lomba Layang-layang Harus Terapkan Aturan “Knockdown”

Dikatakan, pihaknya akan menjerat pelaku dengan hukum pidana. Karena sudah meresahkan warga kota.

Pihaknya tidak akan memberikan toleransi lagi bila sampai tertangkap. “Kami akan jerat pelaku dengan hukuman maksimal,” ujar Kadis DLHK geram. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.