Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika saat mengecek seluruh Pos Pam Pantau, serangkaian Operasi Lilin Agung 2019. (BP/gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Polres Klungkung menggelar Operasi Lilin Agung 2019 menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Serangkaian operasi ini, pihak kepolisian mendirikan tiga pos pengamanan untuk memantau situasi di sekitarnya.

Guna memastikan kesiapannya, Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Suarsika mengecek langsung situasi setempat termasuk kesiapan personelnya, Senin (23/12).

Polres Klungkung mendirikan tiga Pos Pam Pantau di tempat rawan kemacetan lalu lintas dan rawan kejahatan yaitu di Kertagosa, Goa Lawah dan Lepang. Seluruh Pos Pam ini diisi oleh petugas gabungan selama 24 jam, untuk menjaga keamanan dan mengatasi kemacetan arus lalulintas serta keamanan selama Nataru.

Sasaran operasi yakni mengamankan warga yang merayakan Nataru, gereja, pusat perbelanjaan, permukiman penduduk, jalur utama, terminal bus, tempat rekreasi dan pusat-pusat keramaian lainnya. Kabag Ops mengecek kesiapan personel serta sarana dan prasarana pos pengamanan yang tersebar di wilayah Klungkung. “Pos Pam Operasi Lilin Agung 2019 ini untuk menghadirkan Polri di tengah-tengah masyarakat guna memberikan pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas sebelum hingga pasca-Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Kompol Suarsika minta seluruh petugas melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab didasari ikhlas akan tugas negara. Operasi dengan mengerahkan sekitar 100 personel kepolisian ini akan dilaksanakan selama 10 hari sampai 1 Januari 2020.

Baca juga:  Wabup Badung Sebut Tak Mudah Wujudkan ''Quality Tourism''

Ia juga mengajak segenap masyarakat Klungkung agar bersama-sama ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Karena tanpa bantuan dan peran serta masyarakat, kepolisian tidak bisa berbuat banyak. Jadi, dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengamankan lingkungannya.

Pihak Polsek Nusa Penida juga menyiagakan personelnya. Gugusan kepulauan Nusa Penida menjadi salah satu destinasi pariwisata, sehingga keamanan menjadi prioritas untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan mancanegara.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Komang Reka Sanjaya minta masyarakat yang menggelar event tutup tahun yang melibatkan banyak orang, agar melaporkan atau berkoordinasi dengan pihak keamanan baik melalui kadus, perbekel, maupun babinsa di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pemakaian kembang api, petasan dan sejenisnya dalam ukuran besar mulai 2 inc ke atas wajib mendapat izin dari pihak keamanan. Masyarakat dan wisatawan diharapkan tidak melakukan konvoi, bergerombol atau kumpul-kumpul di pinggir jalan raya yang dapat mengganggu kepentingan umum. Lebih baik melakukan aktivitas  di pekarangan rumah atau lingkungan banjar. Hal ini bukan membatasi melakukan perayaan, tetapi guna menjaga kelancaran momen Nataru dan keselamatan masyarakat. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.