Masyarakat Kabupaten Badung diminta mewaspadai dampak dari hujan disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah pohon perindang tumbang. (BP/par)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung minta masyarakat selalu berhati-hati jika terjadi cuaca ekstrem. Imbauan ini disampaikan terkait hujan disertai angin kencang yang membuat sejumlah pohon perindang tumbang.

“Cuaca ekstrem terjadi secara mendadak dan bisa membahayakan lingkungan sekitar. Kemarin (dua hari lalu) contohnya. Mendadak hujan lebat, padahal kemarau panjang. Jadi, kami imbau masyarakat antisipasi akan hal tersebut,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ni Nyoman Ermy, Kamis (12/12).

Sejumlah pohon tumbang akibat hujan deras terpantau mulai Rabu (11/12) malam. Hal ini membuat BPBD Badung harus kerja ekstra. Pasalnya, pohon tumbang tidak hanya terjadi di satu titik. Kamis (12/12), pohon tumbang terjadi di Banjar Suwung, Desa Sading, Mengwi.

Pohon tumbang sekitar pukul 06.00 wita. Pohon yang tumbang sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Sading. Namun, setelah dilakukan penanganan oleh petugas BPBD, arus lalu lintas kembali normal. ”Itu pohon perindang. Tumbangnya pohon tersebut sudah dipastikan karena hujan deras dan angin kencang,” jelasnya.

Baca juga:  Truk Terguling, Lalu Lintas di Bangbang Terganggu Dua Jam

Informasi adanya pohon tumbang diterimanya sekitar pukul 09.25 oleh Klian Dinas Banjar Karang Suwung. Tim Reaksi Cepat BPBD Badung menindaklanjuti dengan pemotongan pohon. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sebelumnya, pada pukul 21.00, juga terjadi pohon tumbang akibat hujan deras serta angin kencang. Kali ini di Banjar Tengah, Desa Ayunan, Abiansemal. Diameter pohon yang tumbang mencapai 1 meter dengan tinggi atau panjang 24 meter. Penanganan dilakukan selama 90 menit.

“Tumbangnya pohon ini menutupi akses jalan dan menimpa kabel listrik PLN. Namun, kami pastikan dari sejumlah peristiwa pohon tumbang ini, tidak sampai ada korban jiwa. Kerugian materiil juga tidak ada,” tandas Nyoman Ermy.(Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.