Komisi IV DRPD Karangasem saat melakukan sidak ke RSUD Karangasem, Rabu (9/10). (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Komisi IV DPRD Karangasem melaksanakan sidak ke sejumlah tempat, Rabu (9/10). Lokasi yang disasar yakni RSUD Karangasem, Dinas Pariwisata (Dispar), dan Dinas Sosial (Dinsos). Sidak dipimpin Ketua Komisi IV I Nyoman Rena.

Nyoman Rena mengungkapkan, sidak yang dilakukan di RSUD Karangasem bertujuan mengetahui keluhan yang dihadapi oleh rumah sakit. “Kami dapatkan berbagai masalah yang dihadapi oleh rumah sakit. Kami akan sampaikan ini saat rapat nanti, sehingga apa yang menjadi kebutuhan dapat dicantumkan di APBD Induk 2020,” ujarnya.

Keluhan yang paling urgen yakni adanya tunggakan klaim BPJS di RSUD Karangasem selama tiga bulan. Kondisi itu dinilainya sangat mengganggu pelayanan di rumah sakit. Untuk itu, pihaknya segera memanggil BPJS untuk membahas masalah ini. “Kami akan jadwalkan bertemu dengan BPJS untuk membicarakan dan mencarikan solusinya,” katanya.

Baca juga:  Lahan Pemkab di Pupuan Jadi Sorotan, Seratusan Hektare Cuma Hasilkan Rp 15 Juta Setahun

Sementara di Dinas Pariwisata, pihaknya menyoroti dugaan kebocoran retribusi rafting. Padahal, PAD yang dihasilkan dari pariwisata nomor dua setelah sektor galian c. “Kami minta Dinas Pariwisata bisa menggenjot PAD dari berbagai objek. Mulai dari objek mandiri hingga kelompok dan yang lainnya, sehingga PAD dari sektor pariwisata maksimal,” tandas Rena. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.