DENPASAR, BALIPOST.com – Pemprov Bali kembali menggelar Pameran Pembangunan untuk memperingati Hari Jadi Ke-61 Provinsi Bali yang akan dibuka di Art Center, Rabu (14/8) ini. Pameran Pembangunan yang dilaksanakan hingga 23 Agustus ini secara kebetulan berbarengan dengan kegiatan Roadshow KPK.

Sedikitnya ada 162 stand yang berpartisipasi dari unsur instansi pemerintah atau lembaga pusat di daerah, perangkat daerah di Provinsi Bali, dan pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Ada pula BUMN, BUMD, perguruan tinggi negeri dan swasta, serta perajin binaan Dekranasda, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, juga Dinas Koperasi dan UKM.

“Dalam Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2019 tidak semua OPD kita libatkan. Kita fokus kepada program jangka pendeknya gubernur untuk mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali era baru. Kita coba kemas dengan IT,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, I Nyoman Sujaya dalam keterangan pers di kantor setempat, Selasa (13/8).

Menurut Sujaya, peserta memamerkan hasil-hasil pembangunan selama masa pemerintah Gubernur Wayan Koster 11 bulan terakhir. Selain itu, ada pula pelayanan kesehatan gratis melibatkan staf RS Mata dan RS Bali Mandara, serta pameran produk-produk kerajinan dari perajin yang mendapatkan stand gratis dalam Pameran Pembangunan.

Anak-anak muda Bali juga diberi kesempatan untuk memaparkan berbagai inovasi yang mereka hasilkan dalam Techno Corner.  Inovasi tersebut masih terkait dengan pengembangan IT dan pelayanan publik.

Selama pelaksanaan Pameran Pembangunan, Techno Corner akan dibagi dalam 3 sesi setiap harinya. Hingga kini sudah tercatat 47 anak muda yang akan terlibat dalam Techno Corner.

Sebelumnya juga telah dilaksanakan Lomba Teknologi Informasi “Millenial Techno Fiesta 2019”. Pemenangnya akan diumumkan saat pembukaan Pameran Pembangunan.

Baca juga:  Peresmian Dimulainya Penggunaan Busana Adat dan Bahasa Bali Dipusatkan di Besakih

“Inovasi berikutnya, website Pameran Pembangunan berisikan informasi tentang Pameran Pembangunan 2019 mulai dari profil peserta pameran, jadwal pertunjukan, jadwal Techno dan evaluasi pelaksanaan pameran sehingga kita mendapatkan masukan dari masyarakat,” imbuhnya.

Sujaya menambahkan, Pameran Pembangunan tahun inipun sedikit berbeda dari sebelumnya. Lantaran dirangkaikan pula dengan Roadshow KPK pada 16-18 Agustus.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan diagendakan memberi sosialisasi anti korupsi menyasar anak-anak usia dini hingga dewasa. Termasuk ASN, dan perkembangan terakhir juga menyasar DPRD Provinsi dan Kota Denpasar terpilih.

Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana mengatakan, Pameran Pembangunan tidak diijinkan memakai bahan-bahan plastik dan styrofoam. Khusus untuk bidang pertanian, juga harus memamerkan produk pertanian lokal. Ini mengacu pada sejumlah peraturan yang sudah dikeluarkan Gubernur.

Rangkaian Hari Jadi Ke-61 Provinsi Bali, lanjut Sutha Diana, telah diawali dengan ziarah ke TMP Pancaka Tirta dan persembahyangan bersama di Pura Jagatnata. Puncaknya, dilaksanakan upacara bendera, Rabu (14/8) ini yang untuk pertama kali seluruh peserta upacara (kecuali perangkat upacara) mengenakan busana adat Bali.

Setelah upacara akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Bali dengan agenda tunggal pidato gubernur Bali, serta pembukaan Pameran Pembangunan di sore hari. “Upacara bendera akan menggunakan pakaian adat Bali. Ini salah satu kekhususan sekarang dalam kepemimpinan Pak Koster dan ini akan berlaku di seluruh Bali. Di samping dilaksanakan Provinsi Bali, juga akan dilaksanakan di kabupaten/kota se-Bali. Semua berpakaian adat Bali,” ujarnya. (Rindra Devita/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.