DENPASAR, BALIPOST.com – Peserta Kongres V PDI Perjuangan sudah mulai berdatangan ke Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar sejak, Rabu (7/8). Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster pun terlihat memantau venue kongres yang akan dibuka Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Kamis (8/8).

Setiap kali ditanya, Koster menyatakan Kongres V PDI Perjuangan sudah siap dilaksanakan. “Sudah siap,” tegasnya kepada wartawan.

Menurut Koster, kongres kali ini berbeda dari biasanya karena mengikuti dua Pergub yang berlaku di Bali. Yakni, Pergub tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Pergub tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali.

Untuk Pergub Sampah Plastik, bisa dilihat dari pembagian tumbler (botol minuman) kepada peserta kongres, seluruh atribut partai, dekorasi termasuk boma pada panggung pentas budaya menggunakan bahan-bahan alami seperti janur, bunga, dan daun, serta tenda untuk kegiatan ramah tamah yang terbuat dari bambu dan anyaman janur. “Untuk busana adat Bali, para peserta mengenakan destar di kepala. Kalau panitia pelaksana, semua memakai busana adat Bali,” imbuh Gubernur Bali ini.

Koster menyebut pelaksanaan kongres 8-10 Agustus akan memberikan dampak secara ekonomi. Sebagai contoh, bahan-bahan dekorasi seperti penjor, panggung, hingga atribut saja dipesan dari masyarakat lokal. Kemudian travel yang mengantar peserta kongres juga memakai travel lokal milik orang Bali.

Baca juga:  Partai Kongres India dan PDIP Sepakat Lawan Politik SARA

Sementara untuk agenda kongres, pemilihan ketua umum memang termasuk didalamnya. Namun di PDI Perjuangan, Kongres V hanya tinggal menetapkan Megawati Soekarnoputri untuk kembali menjadi Ketua Umum.

Pasalnya, sulit untuk mencapai prestasi PDI Perjuangan seperti sekarang yang menang dalam Pilpres dan Pileg, serta menjadi partai yang solid di bawah kepemimpinan Megawati. Putri dari Proklamator Ir. Soekarno itu juga mendapatkan mandat penuh dari kongres untuk menyusun pengurus DPP.  “Beliau (Megawati, red) dimohon menjadi ketua umum lagi oleh struktur partai, DPD, DPC se-Indonesia memohon Ibu Ketua Umum berkenan memimpin lagi PDI Perjuangan lima tahun ke depan,” jelasnya.

Terkait regenerasi, menurut Koster akan terjadi nanti secara alamiah atau pada saat yang tepat. Regenerasi berikutnya yang jelas harus ideologis. Untuk struktur DPP, disebut akan tetap mengacu pada struktur sebelumnya, yakni tidak ada ketua harian dan wakil ketua umum. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.