Sejumlah mobil VW beriringan menuju Danau Tamblingan. (BP/eka)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Aktivitas beberapa komunitas di Buleleng belakangan mulai menggeliat. Selain teater, sastra, kesenian, musik modern, sekarang komunitas pecinta mobil tua di daerah ini aktivitasnya mulai . Seperti, Komunitas Volkswagen Buleleng (KVB) terbentuk pada 2016.

Penggiat mobil bermesin belakang ini selain menyalurkan hobi, juga berpartisipasi mempromosikan potensi wisata di Bali Utara. Ketua KVB, Agus Patriadi Muliawan Senin (15/7) mengatakan, kehadiran komunitas ini berawal dari pertemuan beberapa orang penggemar mobil VW.

Dari pertemuan itu, mereka saling tukar wawasan atau pengalaman mengoleksi mobil VW. Dari sana, semakin banyak yang tertarik mengendarai VW, sampai mereka akhirnya membentuk membentuk KVB.

Mengoleksi mobil VW, kata Agus tidak sulit karena dari segi perawatan mesin atau bodi bisa dilakukan di bengkel mobil umum. Demikian juga kelengkapan sparepart bisa didapat, baik di bengkel umum atau ketika ada pameran. “Awalnya hanya satu dua dan saling tukar informasi dan banyak yang tertarik, hingga KVB ini terbentuk. Pengalaman saya menggunakan VW tidak seperti pandangan orang akan membuang-buang biaya saja. Memelihara mobil ini mudah, sparepart mudah dan mesinnya tangguh dan tidak kalah dengan mobil buatan terbaru sekalipun,” katanya.

Menurut Agus, KVB memiliki misi untuk menjalankan hobi mempromosikan potensi pariwisata Buleleng yang terpendam. Ia mencontohkan, ke depan bisa saja pecinta VW berpartisipasi dalam menyediakan akomodasi bagi wisatawan penumpang kapal pesiar yang belakangan semakin sering sandar di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. “Selain itu, event pariwisata lain bisa saja kita garap, sehingga dari hobi bisa berpartisipasi membangun sektor pariwisata itu sendiri,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.