Tiga KK terpaksa tinggal di tenda selama sebulan terakhir karena tidak memiliki rumah pascapulang merantau. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Keberadaan tiga KK di Dusun Penaga, Desa Yangapi, Tembuku yang tinggal dalam satu tenda terpal lantaran keterbatasan ekonomi, mendapat perhatian dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangli. Kepala Dinsos Bangli Nengah Sukarta, Kamis (23/5), mengaku pihaknya sudah turun ke lapangan untuk mengecek kondisi warga tersebut.

Rencananya ketiga KK tersebut akan beri bantuan tempat tinggal yang layak oleh relawan.   Sukarta mengatakan sesuai hasil pengecekannya ke lapangan Rabu (22/5), diakui bahwa ketiga KK tersebut tinggal dalam satu tenda terpal sejak sebulan terakhir. Mereka menempati tenda terpal itu sejak pindah dari Desa Bonyoh, Kintamani.

Dalam kunjungannya, Sukarta mengaku pihaknya telah memberikan beberapa bantuan yang sifatnya mendesak, diantaranya berupa alat dapur, matras, dan pakaian layak pakai. Pihaknya juga akan segera memproses kartu jaminan kesehatan ketiga KK tersebut. “Kalau BPJS, mereka sudah punya. Tapi hanya berlaku di sana (Bonyoh) sehingga perlu kita pindahkan ke Tembuku,” jelasnya.

Mengenai bantuan rumah untuk ketiga KK itu, Sukarta mengatakan pihaknya belum bisa memberikannya tahun ini. Sebab untuk memberikan bantuan bedah rumah, ada mekanisme yang harus dilalui.

Diawali dengan pengajuan proposal, kemudian diverifikasi lalu dimasukan dalam perencanaan. Dengan mekanisme itu, tahun 2020 kemungkinan mereka baru bisa masuk/menjadi sasaran bantuan. “Jadi kalau bantuan dari pemerintah rasanya sulit, kendalanya lama. Kalau bantu dengan anggaran CSR, juga sulit karena sudah berjalan sekarang. Kalau tunggu 2020 kita kan telat menangani mereka. Takutnya timbul masalah sosial di dalamnya,” terangnya.

Baca juga:  Diharapkan Ada Relawan Membatu Warga Memasak

Sebagai solusi, rencananya mereka akan dibantu tempat tinggal oleh relawan. Sukarta mengungkapkan saat ini sudah ada relawan yang siap membantu membuatkan rumah untuk tiga KK warga Penaga tersebut. “Sudah ada kepastian akan diberikan rumah,” ujarnya.

Nantinya setelah dibantu bedah rumah oleh relawan, Dinas Sosial akan memberikan bantuan yang sifatnya mendesak. Tiga KK di Dusun Penaga, Desa Yangapi, Tembuku tinggal dalam satu tenda terpal. Hal ini sudah mereka jalani sejak satu setengah bulan terakhir pascapulang dari merantau.

Tiga KK yang tinggal dalam satu tenda terpal tersebut yakni Ketut Bulat, Nengah Rusman dan Wayan Mudya. Mereka merupakan tiga bersaudara. Dalam tenda berukuran 7×4 meter itu, mereka hidup bersama masing-masing istri dan anaknya. Total jumlah jiwa yang selama ini menghuni tenda itu sebanyak 7 orang. (Dayu Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.