GIANYAR, BALIPOST.com – Pascaerupsi gunung agung pada Minggu (21/4) dini hari, paparan abu vulkanik melanda kawasan Kabupaten Gianyar. Melihat kondisi ini Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar beserta intansi terkait kembali menyebar masker.

Abu terpantau jelas pada mobil dan sepeda motor. Bahkan abu juga terpantau pada lantai halaman rumah milik warga, khususnya di kawasan Kecamatan Sukawati.

Kondisi ini terjadi sejak Minggu pagi. “Pagi baru bangun saya dapati lantai rumah mendadak berdebu, saya cek ke daraan juga sama ada debunya,” ucap Ni Wayan Tari asal Desa Batuan Kecamatan Sukawati.

Ditambahkan, Minggu pagi paparan debu vulkanik memang sangat terasa. Namun menjelang pukul 09.00 Wita, paparan abu mulai terasa berkurang. “Sepertinya mulai berkurang, tapi belum hilang, ini masih terasa,” ucapnya.

Baca juga:  Kerajinan Lukisan Kamasan Sepi Pembeli

Sementara Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan jajarannya sudah mengambil langkah sejak debu vulkanik terpantau di wilayah Gianyar. Dikatakan paparan debu paling terasa di kawasan Kecamatan Gianyar, Blahbatuh dan Sukawati. “Tiga kecamatan ini yang paling terasa paparan debunya, kalau kecamatan lain belum ada laporan,” katanya.

Menangapi kondisi ini, pihaknya pun langsung mengerahkan jajaran bersama intansi terkait. Mereka menyebar seribuan masker untuk masyarakat, khususnya pengguna jalan. “Kita dibantu Diskes, dan jajaran puskesmas, sudah menyebar seribuan masker di pusat keramaian khususnya untuk pengguna jalan,” katanya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.