Ibunda Cok Rat, Jro Ratna Rat. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Puri Satria Denpasar kini sedang melakukan upacara pitra yadnya, yakni palebon ibunda A.A.Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat), Jro Ratna Rat. Rangkaian upacara telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Nyiramin layon telah dilakukan, Selasa (16/4). Kini, keluarga besar Puri Satria tengah mempersiapkan puncak upacara palebon yang akan dilakukan pada Kamis (25/4) mendatang.

Cok Rat yang ditemui, Rabu (17/4) mengatakan, ibunya lebar di usia 100 tahun. Almarhum yang memiliki dua anak ini, yakni A.A. Ngurah Oka Ratmadi dan A.A. P. Ratnasih menghembuskan nafasnya terakhir pada Sabtu (16/2).

Namun, akibat adanya upacara Panca Wali Krama, umat tidak diperkenankan melakukan upacara pitra yadnya, sehingga baru kali ini dilakukan. “Ya sekitar dua bulan harus dianggap tidur dulu, setelah upacara baru kita persiapkan upacaranya,” ujar Cok Rat didampingi istrinya.

Baca juga:  Antusias Warga Banjar Celagi Gelar Ngaben Massal

Dikatakan, sebelum upacara puncak palebon, akan dilakukan upacara lainnya, seperti Ngajum pada Selasa (23/4) mendatang. Palebon akan dilakukan di setra Badung.

Menurut Cot Rat, ibundanya dinilai sangat konsisten dalam bersikap. Hal ini tidak terlepas dari tempaan jalan hidup yang pernah dijalaninya semasa zaman penjajahan.

Sosok ibundanya semasa hamil harus pindah-pindah karena saat itu, Puri Satria ingin dihancurkan oleh para penjajah. Meski demikian, berkat semangat juang yang tinggi, sosok ibundanya mampu merawat anak-anaknya meski saat susah seperti itu. “Saya melihat sosok ibu yang sangat konsisten,” katanya.

Suasana duka terlihat di Puri Satria. Berbagai perlengkapan upacara pitra yadnya sudah tersedia. Bahkan, berbagai ucapan bela sungkawa dari beberapa instansi tampak menghiasi Puri yang terletak di Jalan Veteran, Denpasar tersebut. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.