JAKARTA, BALIPOST.com – Indonesia Gaming League (IGL) boleh dibilang sukses menyelenggarakan turnamen konsol sepakbola terbesar se-Indonesia yakni FIFA 19 FUT Online Qualifier. Gelaran yang sudah memasuki minggu keempat ini akan terus berlanjut hingga empat minggu ke depan.

Para player, baik berasal dari tim esports maupun perorangan masih bisa mendaftarkan diri di gelaran tersebut melalui https://vivagoal.com/igl-registrasi. Meski terbilang sukses, IGL enggan berpuas diri dengan capaian tersebut.

Baru-baru ini, mereka mencoba melebarkan sayap guna menyaring bibit-bibt baru dengan menggelar roadshow ke 15 kota guna menyelanggarakan kompetisi FIFA 19 secara offline melalui medium PS4, dalam event bertajuk FIFA 19 Offline Competition. Skema permainan yang diterapkan jelas berbeda dengan FUT.

Player bebas memilih tim favoritnya masing-masing dan dipertandingkan dengan pemain lainnya. Terkait event tersebut, Stephen Clinton, wakil ketua IGL mengungkapkan jika event ini merupakan ajang yang tepat untuk para player unjuk kemampuan beradu strategi dalam konsol PS4. “Secara kultur, game FIFA di Indonesia memang sudah banyak peminatnya. Nah, adanya turnamen ini kita coba memfasilitasi para player untuk berani tampil dan berkompetisi dengan player lainnya. Saya pribadi berharap kompetisi ini akan berjalan secara fair kedepannya,” ujar Clinton.

Untuk Kota-kota yang akan disinggahi, Clinton menyebut 15 titik menjadi fokus utama ia beserta tim dalam menggarap turnamen ini. Salah satunya adalah Bali. Selain itu kota yang akan disinggahi adalah Bogor, Semarang, Banjarmasin, Malang, Manado, Palembang, Surabaya, Gresik, Jakarta Selatan, Jakarta, Bekasi, dan Tangerang.

Untuk kick off sendiri, rencananya akan digelar pada 7, 14, dan 21 April. Meski kick off turnamen baru akan digelar akhir pekan ini, PT KAI, bekerjasama dengan IGL sebelumnya sudah membuat pre-event guna memeriahkan gelaran FIFA 19 Offline Competition dengan menyelenggarakan KAI Millennial Travel Fair, yang bekerjasama dengan PT KAI.

Baca juga:  American 16-year-old becomes solo Fortnite champ, winning $3 mn

Dalam gelaran yang dihelat pada 30-31 Maret 2019 tersebut, telah terpilih tiga orang pemenang yakni Icanbutski (PG.BarracX), Fahmi dan Marvin (Recca Esports).

Terkait pembagian spot pertandingan, pada tanggal 7 April mendatang, kota yang akan disinggahi antara lain Jakarta, Gresik, Palembang, Bandung dan Makasar. Sementara pada 14 April Kota seperti Malang, Manado dan Bekasi siap menjadi tuan rumah penyelenggara.

Terakhir, di 21 April, spot yang akan menjadi penyelenggara FIFA 19 Offline Competition antara lain Tangerang, Banjarmasin, Bogor, Semarang, Jakarta, Bali dan Surabaya. Guna menyemarakan turnamen, IGL sudah menyiapkan hadiah total sebesar Rp 3 Juta untuk setiap kota.

Sekedar catatan, gelaran kali ini akan menggunakan sistem gugur. Namun pada fase 8 besar, format akan berganti menjadi home-away dengan skema golden goal guna melebarkan peluang sekaligus memberikan ketegangan pada player yang tampil guna lolos ke babak berikutnya.

“Untuk target, kami menyiapkan 128 slot untuk setiap kota. Kami berharap kuota akan terpenuhi mengingat tingginya atensi player akan game ini. Kami juga akan coba memaksimalkan event ini dengan melakukan promo-promo ke berbagai platform digital,” ujar Clinton.

Masih ada waktu beberapa hari untuk mengikuti FIFA 19 Offline Competition. Event ini tentunya terbuka untu semua kalangan yang menyukai game FIFA 19 PS4. Pendaftaran dilakukan secara on the spot. Untuk informasi lebih lanjut seputar offline competition ini dan pendaftaran, semua bisa dilihat di akun Instagram Indonesia Gaming League (@igl.id). (Diah Dewi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.