Pasar Seni Sukawati. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pascarelokasi seluruh pedagang ke Pasar Sementara di Lapangan Sutasoma Sukawati. Pemerintah kini mempersiapkan pembongkaran bangunan Pasar Seni Sukawati.

Proses lelang untuk pembongkaran bangunan pun sudah dirampungkan, tinggal proses eksekusi yang diperkirakan pada Mei mendatang. “Sudah ada pemenang untuk pembongkaran, bagian aset yang melelangkan, tinggal kapan mulai dibongkar, pertengahan Mei paling lambat, dan akhir mei itu sudah rata, dari pusat nanti juga akan kita undangan saat awal pembongkaran menyaksikan pembongkaran,” ucap Kepala Bapeda dan Litbang Kabupaten Gianyar I Gede Widarma Suharta dikonfirmasi Rabu (3/4).

Dikatakan dari proses itu diperkirakan awal Juni sudah diterbitkan surat perintah mulai kerja (SPMK). Sehingga proses pembangunan pasar yang berlokasi di sebelah barat Jalan Raya Sukawati itu mulai dikerjakan. “Jadi satu Juni sudah mulai dibangun,” imbuhnya.

Kini pihaknya sendiri sedang fokus melakukan penataan di Pasar Sementara di Lapangan Sutasoma, terutama untuk arus masuk pengunjung yang kerap membawa bus ukuran besar. “Rencananya bus yang ke Sutasoma turun di depan saja, kemudian pengunjung jalan kaki menuju pasar sementara. Sedangkan bus diarahkan parkir di dua tempat, yakni Jaba Pura Desa Sukawati atau di Jaba Pura Dalem Puri Batuan,” ucapnya.

Baca juga:  Tahun Ini, Pasar Pula Kerthi akan Direvitalisasi

Ditambahkan rencana tersebut akan dimatangkan kembali dalam pertemuan antar prajuru Desa Batuan dan Sukawati pada Senin (8/4). Kini pemerintah juga menyiapkan halte untuk pengujung, dengan mengambil lokasi di depan Pasar Sementara. “Untuk halte nanti pengunjung turun dan menunggu kendaraan di sana. Nanti, ada tiga petugas yakni pecalang Desa Batuan, pecalang Desa Sukawati dan pemerintah, mereka bertugas mengarahkan parkir di dua tempat yang direncanakan, di lokasi parkir nanti ada juga petugas yang menunggu,” jelasnya.

Gede Widarma juga memastikan pemerintah akan menambah petugas keamanan di Pasar Sementara itu, yakni dengan mengerahkan petugas Dinas Perhubungan dan Petugas Satpol PP Gianyar.

Selain itu Bupati Gianyar I Made Mahayastra juga disebut telah bersurat ke Polres Gianyar dan Kodim 1616/Gianyar, untuk meminta bantuan penambahan pengamanan. “Kalau sekarang petugas yang ada 10 orang, mereka dibagi 3 shift, sementara bapak bupati juga bersurat ke Polres dan kKodim meminta bantuan pengamanan,” katanya. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.