Pantai Gamat menjadi daya tarik baru di Nusa Penida. (BP/istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pemkab Klungkung tak cukup puas dengan geliat pariwisata di kepulauan Nusa Penida saat ini. Upaya menggali potensi lain terus dilakukan, untuk memberikan warna baru pariwisata setempat.

Salah satunya, dengan upaya pengembangan destinasi baru yang bisa menambah referensi berwisata di Nusa Penida. Ada satu garis pantai lagi yang mulai dilirik investor, karena sudah kerap didatangi wisatawan.

Garis pantai tersebut, ada di Desa Sakti, yang dikenal warga sebagai Pantai Gamat. Pantai Gamat merupakan sebuah teluk berpasir putih dengan pinggiran berupa tebing.

Dari lokasi parkir menuju pantai, wisatawan yang datang harus melewati jalan setapak menuruni tebing bebatuan. Pantai ini diharapkan bisa menjadi objek wisata yang lebih menawan lagi setelah Pantai Crystal Bay yang lebih awal sudah terkenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam mengawali brandingnya, Pemkab Klungkung melalui Dinas Pariwisata dan seluruh jajaran Pemkab Klungkung melakukan aksi bersih-bersih di sekitar Pantai Gamat, Sabtu (23/3) lalu. Garis pantai ini cukup memikat, untuk dikunjungi wisatawan.

Tak kalah indah dengan Pantai Cristal Bay yang sudah dikenal lebih dulu. Aksi bersih pantai dipimpin langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta, melibatkan warga masyarakat setempat, relawan peduli sampah dan Seka Teruna.

Bupati Suwirta mengatakan ini sebagai awal penataan, agar lingkungan pantai setempat selalu terjaga kebersihannya, dengan menyadarkan pentingnya menjaga kebersihan kepada warga setempat. Terlebih tempat ini akan dipromosikan sebagai destinasi wisata baru di Nusa Penida.

Baca juga:  Observasi ke Nusa Penida, Komisi II DPRD Klungkung Soroti Kondisi Infrastruktur

Menurut Bupati asal Ceningan ini, Pantai Gamat memang belum banyak yang mengenal dan belum banyak yang mengunjungi. Bupati berharap Pantai Gamat bisa menjadi destinasi berikutnya setelah Pantai Crystal Bay yang lokasinya cukup berdekatan.

Pihaknya juga meminta para pelaku wisata dan masyarakat setempat lebih gencar mempromosikan dan membranding pantai ini. Salah satu kendala saat turun ke pantai setempat, adalah akses menuju pantai yang terbilang kurang bagus dan tidak nyaman, karena harus melewati tebing bebatuan.

Bupati menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam, kedatangannya ingin melihat dan merencanakan lebih lanjut, untuk membuat akses jalan setempat menjadi lebih bagus. “Semua infrastruktur harus ditangani, apalagi dengan potensi Pantai Gamat seperti ini. Bila perlu saya ajukan ke pusat, agar penanganannya lebih cepat,” katanya.

Perbekel Desa Sakti Ketut Partita menyampaikan Pantai Gamat yang masuk wilayah Banjar Sakti mempunyai daya tarik yang sangat baik. Selain menjadi potensial sebagai objek wisata, pantai ini juga menjadi tempat spiritual untuk warga setempat. “Pantai ini selama ini dikenal sebagai lokasi diving dan snorkeling. Ada sekitar 30 boat setiap hari datang membawa wisatawan ke wilayah ini. Saya berharap tempat ini segera ditata,” kata Partita. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.