Caleg DPRD Kabupaten Tabanan Dapil 3 Penebel Baturiti Ir. I Wayan Tamba.  (BP/bit)

FUNGSI budgeting anggota DPRD sesuai tugas pokok dan fungsi dewan semakin besar. Hal ini tentu berdampak positif terhadap wilayah kerja seorang anggota DPRD. Anggota dewan akan lebih mudah memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik sehingga diyakini pembangunan akan lebih sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat suatu daerah. Demikian diungkapkan Caleg DPRD Kabupaten Tabanan Dapil 3 Penebel Baturiti Ir. I Wayan Tamba.

Dia memberikan ilustrasi, Kecamatan Penebel dengan luas wilayah 141,88 kilometer persegi, berpenduduk sekitar 54 ribu jiwa yang tersebar di 130 banjar dinas dan 72 desa pakraman sudah sepatutnya memiliki anggota DPRD yang punya integritas, loyalitas dan dedikasi terhadap kemajuan masyarakat Penebel. Sebab, tantangan pembangunan di era milenial semakin kompleks. Tidak hanya sebatas Pembangunan infrastruktur fisik yang harus direalisasikan, namun juga pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang bertujuan mewujudkan generasi berkarakter serta pembangunan di bidang adat dan budaya. ”Jadi harus selaras antara pembangunan fisik dan SDM, dengan tentunya sembari memperkokoh pondasi adat dan budaya yang merupakan jati diri kita,” ujar anggota DPRD Tabanan ini.

Baca juga:  Perda Permukiman Kumuh Mentok

Terkait penyelenggaraan pemilu khususnya pileg, Tamba menyoroti sejumlah hal. Salah satunya mengenai kecenderungan para caleg baik incumbent maupun new comers yang saat terjun ke masyarakat hanya menekankan pengenalan visi dan misi dari sisi kemudahan mendapatkan anggaran. Bagi Tamba, hal tersebut kurang tepat. Sebab, tugas dewan bukan sekadar memfasilitasi bantuan. Lebih dari itu, Tabanan saat ini sangat membutuhkan figur-figur politisi yang bisa memberikan pendidikan politik dalam rangka pendewasaan berpolitik di masyarakat. Tabanan juga memerlukan politisi yang mampu memberikan pemahaman mengenai hakikat demokrasi dari sisi kearifan lokal.

”Untuk itu saya mengajak caleg yang sedang bertarung di dapil 3 untuk lebih menjaga kearifan lokal terutama ucapan dan prilaku di tengah masyarakat demi kemajuan kita dalam berdemokrasi. Ini adalah proses pembelajaran apabila nanti telah duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Tabanan, daerah dengan kekhususan yang tertuang dalam logo daerah dengan tagline Sadhu Mawang Anuraga,” tegas Tamba.

Tidak hanya itu saja, menurutnya Penebel memerlukan wakil rakyat dengan integritas, dedikasi dan loyalitas yang teruji. (puspawati/balipost)

 

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.