Ilustrasi. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pegawai dan warga yang sedang antre mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng Jalan Gajah Mada, Singaraja, Kamis (28/2) dihebohkan dengan peristiwa pingsannya seorang pengantri. Warga yang diketahui bernama M. Fauzan (34) itu tiba-tiba jatuh pingsan.

Ketika dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng, ia dinyatakan meninggal dunia. Informasi yang berhasil dikumpulkan, sebelum kejadian Fauzan datang ke kantor Disdukcapil mengurus dokumen pindah tempat tinggal. Setelah sempat mendaftar di petugas pencatatan antrean, korban duduk di deretan kursi di ruang pelayanan.

Di tengah suasana ramai, petugas pelayanan melihat korban duduk sambil menundukkan kepala. Awalnya, pegawai itu mengira korban sedang mengantuk.

Curiga dengan kondisi itu, petugas pelayanan mendekati dengan maksud memanggil korban. Saat didekati, tubuh korban lemas dan pingsan.

Pegawai dan warga yang melihat kejadian itu pun buyar. Mereka berusaha menolong korban dan  kebetulan ada seorang dokter yang juga mengurus dokumen kependudukan memberikan nafas buatan. Korban yang tidak sadarkan diri diantar ke IGD RSUD menggunakan mobil dinas Sekretaris Dinas Kependudukan Catatan Sipil Buleleng.

Baca juga:  Sepet Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Keramas

Tiba di RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdikcapil) Putu Ayu Reika Nurhaeni membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, dari laporan staf-nya kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.45 Wita. Korban sendiri datang ke Disdukcapil mengurus pindah tempat tinggal dari Denpasar ke Perumahan Satelit Asri IX-A No. 3 Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

“Jadi benar ada kejadian orang sedang antri sempat pingsan dan lemas. Sempat ditolong dengan nafas buatan, namun tidak sadar lalu diantar ke IGD dan dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Humas RSUD Buleleng Ketut Budiarta membenarkan ruumah sakit menerima pasien atas nama M. Fauzan. Dia mengatakan, pasien diterima sudah dalam kondisi meninggal dunia (death on arrival). (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.