Anggota Satlantas Polres Badung menggelar olah TKP di simpang empat Angantaka, Abiansemal.(BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Gara-gara menerobos traffic light menyala merah di simpang empat Angantaka, Abiansemal, Badung, mobil boks menabrak tiga pengendara sepeda motor, Selasa (5/2). Akibat kejadian itu, siswa SMP, I Made Raditya Guna N. (14) tewas di TKP. Sedangkan pengendara motor lainnya luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kasatlantas Polres Badung Iptu Kanisius mengatakan, kasus lakalantas ini terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. “Setelah menerima laporan kejadian ini, kami langsung ke TKP. Olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi kami lakukan,” ucapnya.

Hasil penyelidikan, mobil boks tersebut dikemudikan I Gede Sudiasa (33). Di mobil itu juga ada penumpang yaitu Muttakin (25). Awalnya mobil tersebut melaju dari selatan. Setibanya TKP, mobil tersebut menerobos traffic light yang menyala merah. Laju mobil tersebut lepas kendali lalu menabarak sepeda motor yang dikendarai Raditya beralamat di Kutri Residance, Singapadu, Gianyar ini. Saat itu korban melaju dari barat dan traffic light menyala hijau. Saking kerasnya tabrakan tersebut, sepeda motor korban nyemplung ke got. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka terbuka di kepala belakang sebelah kiri, luka lecet di dada kiri dan perut kiri, luka terbuka di lutut kanan dan pantat kiri. “Korban meninggal dunia di TKP,” ucap Kasatlantas Kanisius dikenal ramah ini.

Baca juga:  Rusak Sejak Setahun, Lampu TL di Buleleng Dibiarkan Padam

Selain itu, mobil tersebut juga menabrak sepeda motor dikendarai I Putu Agus Sastrawan (17), melaju dari timur dan saat itu traffic light menyala hijau. Akibatnya, pelajar SMK yang tinggal di Banjar Menesa, Desa Darmasaba, Abiansemal ini, mengalami luka terbuka di kepala belakang, luka lecet di lutut kiri, mata bengkak, luka terbuka di leher dan masih dirawat di RSUD Mangusadha, Kapal.

Mobil boks itu juga menabrak sepeda motor milik Komang Tri Hendra Diana (31) sedang parkir di kiri jalan. Laju mobil itu baru terhenti setelah menabrak tiang traffic light.

Sedang sopir mobil tersebut, Sudiasa beralamat di Karangasem ini, mengalami luka lecet jari tengah dan manis tangan kanan. Sementara kernetnya, Muttakin asal Buleleng mengalami luka lecet di betis kiri dan siku kiri.

“Kesimpulan sementara  diduga karena kurang hati-hatinya mobil boks tersebut sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kami mengimbau kepada pengguna jalan raya patuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas,” imbuh Kanisius. (kerta negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.