Ilustrasi. (BP/istimewa)

Kawasan Asia Pasifik merupakan kawasan masa depan, demikian para pengamat mengatakan ketika dunia mau memasuki abad ke-21. Dengan gambaran rentang wilayah geografis yang luas dan dibarengi dengan potensinya yang kuat, maka pada era milenial ini, barangkali hal itu tidaklah berlebihan.

Jumlah negara di kawasan ini memang tidaklah semaju yang ada di belahan Eropa maupun Amerika. Namun, dengan kekuatan ekonomi yang terus tumbuh, maka tidaklah tepat kalau memandang sebelah mata negara-negara di wilayah ini. Kalaupun sudah ada yang masuk ke jajaran level atas, seperti Jepang, Korea, China, ataupun Australia, maka yang berada di bawahnya hanya tinggal masalah waktu untuk menyodok ke atas.

Ketika dunia sudah mengarah ke era saling ketergantungan, maka negara-negara di kawasan menjadi sangat berarti. Bukan lagi sekadar noktah kecil di peta yang bisa diabaikan. Mereka punya potensi. Tidak hanya soal kandungan alam tetapi juga tren industri milenial saat ini yakni pariwisata.

Tentu Indonesia sebagai bagian di dalamnya, sudah merasakan hal itu. Tinggal sekarang bagaimana pemerintah semakin menegakkan putaran ekonomi serta lainnya di tempat ini untuk tujuan yang saling menguntungkan. Kiblat politik ekonomi bisa saja ke Barat, Amerika, ataupun China namun sebagai bagian kawasan Pasifik, Indonesia perlu juga membuka pintunya yang lain untuk melihat kemungkinan yang lain yang tidak kalah menjanjikan.

Baca juga:  Dinas PU-PR Buleleng Kembalikan DAK Rp 7,43 Miliar, Ini Dalihnya

Indonesia sebagai negara kawasan yang punya potensi lebih, bisa memainkan peran yang lebih optimal. Menjalin kerja sama di berbagai bidang. Seperti di sektor kehutanan, perikanan, pertambangan, pariwisata dan lainnya. Khusus untuk pariwisata, beberapa negara kecil di kawasan ini juga sudah maju dalam industri pelesir ini. Katakanlah Australia, Fiji, Selandia Baru, Guam dan lainnya.

Bali pun bisa menarik manfaat di dalamnya. Sebagai daerah yang mengandalkan pariwisata kerja sama dengan beberapa negara ini juga penting. Tidak saja dalam hal menggaet turis, tetapi juga memanfaatkan serta meningkatkan kemampuan manajerial pariwisata. Kawasan ini memang sangat menjanjikan. Asia Pasifik memang kawasan masa depan. Tinggal sekarang bagaimana pemerintah menggerakkan pihak terkait untuk memanfaatkan momen serta potensi ini secara optimal.

Dengan berbagai persamaan kawasan maka kerja sama antarnegara di kawasan Pasifik Barat Daya sangat mungkin untuk dilakukan. Kerja sama tersebut mempunyai beragam jenis. Demi stabilitas hubungan antar-berbagai negara, kerja sama seharusnya tidak dilakukan secara tunggal. Kerja sama tersebut dapat dilakukan pada bidang ekonomi, kebudayaan, pendidikan, sosial, pertanian, sampai dengan kerja sama politik. Kerja sama dengan banyak spektrum ini sebaiknya dibuat terpisah. Artinya, masing-masing bidang dari kerja sama tersebut dibuatkan organisasi tersendiri, misalnya kerja sama ekonomi mempunyai payung organisasi secara mandiri.

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.