Petugas mengevakuasi mayat korban gantung diri. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penghuni kos di Jalan Ceningan Sari Gang Palemsari, Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (31/10) heboh. Pasalnya salah satu penghuni kos, I Gede Cahya Wijaya (26), karyawan sablon ditemukan gantung diri. Korban sering dilihat bengong dan mengaku ada masalah.

Kapolsek Densel Kompol Nyoman Wirajaya, didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, Kamis (1/11) menyampaikan kejadian ini baru diketahui pukul 21.30 Wita. Keterangan pemilik kos, Ida Ayu Oka (61), pensiunan PNS, korban asal Karangasem ini kos ditempatnya sejak dua bulan yg lalu dan bekerja di usaha sablon di Jalan Tegal Wangi, Denpasar.

Pada Rabu (31/10) pukul 21.15 Wita, dia diberitahu penghuni kos, Caleb jika di kamar korban ada yang aneh. Oka lalu memerika dari luar kamar dan menggedor pintu kamar korban. “Ibu Oka melihat ada sosok bayangan orang tergantung dari balik kaca jendela. Selanjutnya Oka minta tolong Bapak Wayan, tetangganya melapor ke kaling setempat,” ujarnya.

Baca juga:  Mencermati Tingginya Bunuh Diri di Bali

Sedangkan bos korban, I Nengah Todya (42) mengatakan, korban mulai kerja di tempat usahanya sekitar Maret 2018. Terakhir korban dilihat masuk kerja Selasa (30/10) dan kelihatan kerap bengang-bengong tapi tidak pernah cerita ada masalah.

Setelah kasus ini dilaporkan ke Polsek Densel, anggota Piket Opsnal dan Inafis Polresta Denpasar langsung ke TKP. Setelah di TKP ternyata pintu kamar korban dikunci dari dalam dan anak kunci masih nyantol. Selanjutnya petugas mencongkel pintu kamar menggunakan linggis. “Posisi mayat waktu ditemukan menggunakan baju singlet putih, celana pendek jeans warna biru, dengan posisi tergantung di jendela menghadap ke utara. Tali diikat di loster. Ada juga bercak darah diduga keluar dari kelamin korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban,” ungkapnya.

Usai olah TKP, mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Denpasar. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.