Api yang membakar lahan kebun milik warga di Penyaringan kemarin. Diduga sumber api berasal dari sisa sampah dedaunan dan ranting yang beberapa jam sebelumnya dibakar. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Kebakaran lahan kebun kembali terjadi di Jembrana, Senin (29/10). Kebun berisi tanaman cokelat dan vanili milik I Gede Suarsana (48) di Banjar Anyar Kaja, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo terbakar diduga akibat sisa membakar sampah. Akibatnya sekitar dua are tanaman di kebun dari total luas 50 are menjadi arang.

Kebakaran tanaman di kebun ini merupakan yang kesekiankalinya terjadi. Keringnya tanaman menjadi pemicu api dengan cepat menjalar.  Pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk memastikan api yang membakar lahan tidak meluas. Akibat kebakaran lahan kebun ini,  pemilik lahan mengalami kerugian hingga Rp 7 juta lebih. Kepala Seksi Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.40 Wita di lokasi tepatnya Banjar Anyar Kaja, Desa Penyaringan terjadi kebakaran lahan kebun.

Setelah petugas turun, diketahui api sudah meluas dan beberapa pohon cokelat, kopi dan vanili yang masih produktif hangus terbakar. Pemilik kebun, Suarsana sebelumnya sekitar pukul 12.30 Wita melihat kepulan asap dari arah kebun yang berjarak 100 meter dari rumahnya. Korban kemudian mendatangi lokasi itu dan diketahui api sudah besar. Korban sempat kembali ke rumah untuk mengambil alat semprot air dan mencoba memadamkan api bersama warga lainnya. Namun karena api sudah cukup menjalar, akhirnya pemadam yang sebelumnya dihubungi datang.

Baca juga:  Diduga Korsleting, Gudang Mebel Ludes Terbakar

Tiga unit mobil pemadam menyemprotkan api memastikan api tidak lagi menyala. Sekitar pukul 13.30 Wita api sudah padam. Diduga sumber api dari sisa sampah ranting dan dedaunan pohon mahoni yang sebelumnya ditebang. Sampah yang dikumpulkan itu sebelumnya dibakar untuk membersihkan. Saat ditinggalkan api sejatinya sudah padam, hanya tersisa asap kecil. (surya dharma/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.