DENPASAR, BALIPOST.com – Sejumlah jalan di kawasan Sanur ditutup, Minggu (20/10). Penutupan ruas jalan itu dilakukan mulai pukul 03.00 hingga 12.00 Wita.

Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail, Sabtu (19/10) mengatakan penutupan sehubungan diselenggarakannya lomba
diikuti sekitar 2 ribu peserta dari 30 negara. Ada tiga kategori lomba yaitu olympic distance, sprint distance dan 5K fun run.

“Untuk rute sepeda penutupan mulai pukul 03.00 Wita sampai 10.00 Wita, start Pantai Mertasari menuju Jalan By-pass Ngurah Rai, Simpang Padanggalak, simpang Pulau Serangan dan finish Pantai Mertasari, Sanur,” ungkapnya.

Sedangkan untuk rute lari penutupan jalan mulai pukul 05.00 Wita hingga 12.00 wita, dengan start Pantai Mertasari – Jalan Tirta Empul – Jalan Mertasari – Jalan Sekar Waru – Jalan Danau Poso – Jalan Danau Tamblingan – Jalan Danau Toba – Jalan Segara Ayu – Jalan Pantai Sindhu – Jalan Danau Tamblingan – Jalan Cemara – Jalan Mertasari – Jalan Tirta Empul dan finish Pantai Mertasari.
Rute 5K fun run, start Pantai Mertasari – Jalan Tirta Empul – Jalan Mertasari – Jalan Sekar Waru – Jalan Danau Poso – Jalan Danau Tamblingan – Jalan Cemara – Jalan Mertasari – Jalan Tirta Empul dan finish Pantai Mertasari.

Baca juga:  Tanggap Darurat Gempa Lombok Berakhir

“Demi keamanan dan kelancaran di jalur pelintasan lomba tersebut, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan raya di wilayah Denpasar Selatan, khususnya radius wilayah objek wisata Sanur dan Pantai Mertasari menggunakan jalur- jalur alternatif,” tegas Kompol Rahmawati.

Bagi wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas atau kepentingan di wilayah Sanur, khususnya di area Pantai Mertasari agar pada jam tersebut menghindari atau mengatur waktunya sehingga tidak mengganggu kegiatan tersebut.
Kepada pengelola objek wisata, hotel, rumah makan, toko, pusat perbelanjaan, dan bentuk kegiatan lainnya, mantan Kapolsek Kota Tabanan ini mengatakan, agar tidak menggunakan jalur pelintasan yang di lalui oleh peserta lomba.

Sepanjang Jalan By-pass dari simpang Jalan Waribang sampai pintu masuk Jalan Pulau Serangan, jalur sisi timur jalan akan dipergunakan sebagai jalur lomba, sedangkan jalur sisi barat dibuat dua lajur dan contra flow untuk akses masyarakat seperti biasa. “Mari kita jaga kepercayaan dunia bahwa Bali mampu menjadi tuan rumah yang baik, aman dan nyaman,” imbuhnya. (kerta negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.