Sebuah Bus pariwisata terbakar di jalur menuju pintu masuk Jalan Tol Bali Mandara, Rabu (10/10). (BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebuah bus pariwisata yang mengangkut wisatawan, tiba-tiba terbakar di jalur menuju pintu masuk Tol Bali Mandara Nusa Dua, Rabu (10/10). Bus dengan nomor polisi B 7235 XA awalnya datang dari arah Nusa Dua menuju gerbang Tol dan tiba-tiba mengalami masalah pada mesin yang berujung pada kebakaran.

Saat dikonfirmasi, Humas PT Jasamarga Bali Tol, Putu Gandhi Ginatra membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkannya, kejadian awal diketahui, bus yang membawa penumpang warga negara asing awalnya mengalami masalah pada mesin. Akibat kerusakan tersebut, untuk menghindarai kemacetan, Ferdian pengemudi bus terpaksa menepikan kendaraan ke jalur darurat. Seluruh penumpang kemudian di evakuasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kejadiannya pada pukul 06.50 Wita. Bus Mercy nopol B 7235 XA itu membawa penumpang WNA. Awalnya Bus itu datang dari arah Nusa Dua, namun sebelum mencapai pintu tol, Bus mengalami masalah mesin. Selang beberapa saat bus mengeluarkan asap tebal dari mesin,” kata Gandi.

Diungkapkannya, petugas gabungan baik polisi, TNI dan petugas dari JBT, turun ke lokasi saat melihat kejadian tersebut. Saat itu, tim penyelamat sempat melakukan memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (Apar). Selang beberapa saat, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung menjinakkan api. “Setelah berhasil di padamkan bus itu dibawa dan diamankan di pool ruas Jasamarga Bali Tol,” ucapnya.

Baca juga:  Genjot Kunjungan Wisman Jepang, Gelar Misi Penjualan di Tokyo dan Sendai

Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, I Wayan Wirya menerangkan, untuk penanganan, memang tidak berlangsung lama dan tidak terjadi kepadatan lalulintas. Untuk penanganan dikatakannya, yang diturunkan yaitu tim Damkar yang terdekat yaitu Damkar Benoa. “Sebelum tim kami tiba di lokasi, sudah dilakukan penanganan awal oleh petugas yang berjaga di sana,” ujarnya.

Untuk penyebab kebakaran pihaknya memperkirakan akibat dari arus pendek pada bagian mesin belakang bus. Untuk menghindari terjadi hal serupa, pihaknya menghimbau kepada pengemudi untuk mengecek kendaraan secara berkala. “Beruntung dalam kejadian itu tak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Kerugian ditafsir mencapai Rp100 juta,” pungkasnya. (yudi karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.