Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga kanan) dan Menteri Koperasi, UMKM, A.A.G.N Puspayoga (ketiga kiri), Boy Kelana Soebroto (kiri) dan Wakil Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara (kanan) menyaksikan penyerahan obor dari Riza Deliansyah (kedua kanan) kepada Ketua Koordinator Wilayah Grup Astra Bali Haris Prasetya. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah mendarat di Yogyakarta, api obor Asian Games 2018 dibawa dalam pawai obor/torch relay mengarah ke timur pulau Jawa melewati Solo, Malang, Probolinggo, Banyuwangi hingga Bali. Khusus di Denpasar, obor melewati Kampung Berseri Astra (KBA) di Kawasan Ekowisata Subak Sembung, Banjar Pulugambang, Selasa (24/7).

Hadir pada Torch Relay ini, Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga. Hal ini juga dirangkaikan dengan kampanye Astra di 2018, Festival Kampung Berseri Astra. Di KBA ini, Astra berkolaborasi bersama masyarakat untuk mewujudkan wilayah bersih, sehat, cerdas, produktif, sekaligus mengangkat aktivitas-aktivitas yang mengusung kearifan budaya lokal.

Menurut Boy Kelana selaku head of corporate communications PT Astra International tbk, tahun 2018 ini, Astra memasuki usia 61 tahun. Diusia yang sudah melewati kepala 6 ini, cita-cita Astra sejak dulu tidak pernah berubah, yaitu selalu untuk sejahtera bersama bangsa.

Dikatakan, Sejak awal akan diadakan Asian Games, pihak Astra berkomitmen untuk mendukung pelaksanaanya. Astra berkomitmen sebagai Official Prestige Partners untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan Asian Games ini. Selain itu, Astra juga mendukung Torch Relay keliling di 10 Kota di Indonesia, salah satunya Bali. “Melalui Torch Relay ini, Astra mengajak masyarakat Indonesia untuk menggaungkan Asian Games. Kita sebagai tuan rumah harus bangga menjadi tuan rumah,” pungkasnya.

Baca juga:  Daihatsu Resmikan 3 Outlet di Bali

Pada pelaksanaan Asian Games nanti, Astra akan mendukung kendaraan operasional sebanyak lebih dari 200 kendaraan di jakarta dan Palembang. “Dukungan ini semata-mata untuk mensukseskan penyelenggaraan Asian Games,” katanya.

Sementara, Riza Deliansyah selaku head of ESR (environment sosial & responsibility) PT Astra International tbk mengatakan, dipilihnya kawasan Eko Wisata Subak Sembung karena kawasan tersebut merupakan salah satu dari 73 kampung berseri milik Astra di 34 provinsi yang sudah ada saat ini. Banjar berseri astra di Subak Sembung ini menurutnya bisa mewakili Bali, dan merupakan Eko Wisata yang Bisa menjadi inspirasi kampung-kampung di Indonesia lainnya.

Saat ini pihaknya sedang mengembangkan kampung berseri Astra baik dalam jumlah dan konsep untuk menjadi desa sejahtera. Pihaknya berharap nantinya bisa mewujudkan 300 desa sejahtera di 100 kabupaten di Indonesia.

Untuk di Bali ini baru ada satu desa berseri Astra yaitu di banjar berseri Astra Subak Sembung yang sudah dibentuk sejak bulan Juni 2015. Disini ada empat hal yang dilakukan. Pertama ada pendidikanya, lingkungan, kesehatan, dan kewirausahaan. “Temanya di masing-masing daerah memang berbeda-beda. Khusus untuk di Subak Sembung ini yang diambil adalah Eko Wisata,” ujarnya. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.