tarif
Kapal ferry sandar di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi. (BP/dok)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Mengantisipasi kecelakaan laut dan terorisme, 7 kapal patroli dikerahkan di Selat Bali selama musim arus mudik. Ketujuh kapal cepat tersebut gabungan dari TNI/Polri dan Basarnas. Dua diantaranya, dikerahkan dari Mabes Polri dan Polda Jatim.

Mabes Polri mengirimkan Kapal Polisi (KP) Gagak 3011,sedangkan dari Polda Jatim menerjunkan satu KP dengan senjata lengkap. “Jalur Selat Bali selalu mendapatkan atensi khusus setiap musim arus mudik dari Mabes Polri. Dari Baharkam menerjunkan satu KP dengan senjata lengkap,” kata Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi, Senin (11/6).

Kapal milik Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri ini mulai disiagakan di Pelabuhan Ketapang sejak Sabtu (9/6) malam. Rencananya akan siaga hingga arus balik Lebaran.

Subandi menjelaskan, Mabes Polri dan Polda selalu memberikan atensi khusus pengamanan Selat Bali. Sebab, selain rawan laka, juga rawan aksi terorisme. Sebab, menjadi salah satu akses menuju Bali. Selama di Ketapang, dua KP tersebut akan berpatroli bergiliran bersama lima kapal patroli lain. Masing-masing, dua KP dari Satapolair Banyuwangi, 1 kapal TNI AL dan 2 kapal milik Basarnas.

Baca juga:  Lagi, Wisman Unggah Foto di Atas Pelinggih ke Medsos

Sasaran patroli, lanjut dia, mengawasi aktivitas pelayaran selama arus mudik. “Selat Bali itu rawan laka, akibat cuaca atau insiden lain, seperti kebakaran kapal. Karena itu, kita siaga 24 jam mengawasi aktivitas pelayaran. Jika ada insiden, kami sudah siaga,” jelasnya.

Patroli kata Subandi, bergerak mulai dari Pelabuhan Ketapang, menuju perairan Selat Bali dan sekitar Gilimanuk. Khusus kapal dari Mabes Polri dilengkapi jaket pelampung dalam jumlah banyak dan dua pucuk senjata V2 serbu. Aktivitas patroli di Selat Bali ini, kata dia, dipantau langsung dari Mabes Polri. Sebab, selama arus mudik, jalur Ketapang – Gilimanuk selalu dipadati pemudik. (Budi Wiriyanto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.