Sejumlah kepala sekolah, guru dan staf UPTD Dikpora Mendoyo melakukan persembahyangan memohon kesalamatan selama PBM berlangsung. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Puluhan guru, kepala sekolah, pengawas dan staf Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kecamatan Mendoyo, Rabu (6/6) mengikuti persembahyangan bersama di Pura Jagatnata. Persembahyangan ini selain bentuk syukur, juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sanghyang Widhi Wasa agar tetap dianugerahi keselamatan bersama. Mengingat banyaknya gedung sekolah yang jebol di Kecamatan Mendoyo sehingga tidak sampai menimpa siswa dan guru dalam pelaksanaan belajar mengajar.

Kasubag TU UPTD Mendoyo, Ni Nyoman Purnamiati mengatakan upaya penanganan infrastruktur yang rusak itu sudah dilakukan. Pihaknya bersama para guru, kepala sekolah, pengawas dan ketua gugus-gugus mengupayakan ada keseimbangan baik secara sekala dan niskala.

Secara sekala, sudah melaporkan ke Dinas Dikpora serta sekolah berupaya untuk mengatur keberadaan siswa dan siswi agar proses belajar mengajar (PBM) berjalan seperti biasa. Dan menurutnya hingga akhir tahun ajaran ini sudah berjalan dengan baik. Dari Dinas Dikpora dan UPT Kecamatan Mendoyo sudah turun langsung untuk memantau kondusifnya PBM di masing-masing sekilah disamping juga mengecek keparahan keadaan gedung.

Baca juga:  Perpustakaan di Bangli Sasar Umat Beribadah

“Sedangkan di niskala, kami selaku umat beragama memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sanghyang Widhi Wasa semoga tetap dianugerahi keselamatan bersama, seperti yang kami lakukan sekarang ini,” tambahnya.

Harapannya selama jangka waktu menunggu ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. BIlapun terjadi kemungkinan terburuk sekolah jebol, tidak sampai menimpa warga sekolah. Selain itu dalam situasi kerja, seluruh stakeholder bisa saling mendukung satu sama lain baik secara vertikal, horizontal. “ Sehingga harmonisasi kerja terjaga dan disana akan tumbuh rasa nyaman dalam bertugas,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Mendoyo, I Gusti Komang Suarna, mengatakan persembahyangan ini juga untuk mengungkapkan rasa syukur dan pelaksanaan PMB berjalan dengan baik dan dapat terkendali. “Mudah-mudahan hal-hal yang terjadi seperti kerusakan gedung, tembok tidaklah sampai menimpa anak-anak,” terangnya.

Seperti diketahui, di sejumlah SD di Mendoyo mengalami kerusakan. Beberapa diantaranya merupakan kerusakan atap dan tembok yang rusak. Beberapa sekolah tahun ini sudah dianggarkan untuk perbaikan. (surya dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.