Warga dan polisi membantu mengevekuasi sepeda motor yang dikendari Ketut Sujana dan istrinya Luh Serinten, warga Durun Runuh Kubu, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada saat mengalami lakalantas OC di jembatan Lebah Mantung Rabu (6/6). (BP/mud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Nasib nahas dialami pasangan suami istri Ketut Sujana (58) dan Luh Serinten (60), warga Dusun Runuh Kubu, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Sepeda motor DK 5329 VO yang dikendarai untuk pergi bekerja Rabu (6/6), mengalami kecelakaan di jalan perbatasan Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada dengan Desa Sarimekar, Kecamatan Buleleng.

Sujana terjun bebas bersama sepeda motornya ke dasar sungai kedalaman 12 meter dari jalan dan langsung tewas di tempat. Sementara istrinya Serinten yang dibonceng selamat dari kejadian maut ini. Istrinya masih tampak trauma berat setelah mengalami kejadian itu.

Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP. Suratno, S.IK mengatakan, sebelum kejadian, pengendara datang dari arah Desa Padangbulia menuju Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada.

Baca juga:  Truk Sarat Muatan Terguling

Pengendara terbiasa melintasi jalan curam dan melewati jembatan Lebah Mantung penghubung Desa Padangbulia dengan Desa Sarimeker. Saat melintas di jalan menurun, pengendara berusaha memperbaiki muatan semen yang dibungkus tas kresek yang digantung di bawah stang sepeda motornya.

Diduga akibat konsentrasi terganggu sehingga sepeda motor melesat liar ke pinggir jalan sebalah kanan. Di ujung jembatan istrinya yang dibonceng terjatuh di atas aspal jalan. Sedangkan, pengendara bersama sepeda motornya terjun bebas ke dasar sungai dengan kedalaman sekitar 12 meter dari atas jalan. Pengendara mengalami luka cidera kepala berat (CKB-red) dan tewas di lokasi kejadian.

Jenazah almarhum langsung diupacarai di setra desa setempat dengan upacara mekingsan di pertiwi. (mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.