DENPASAR, BALIPOST.com – Polresta Denpasar berduka karena Kasatpolair Kompol Ketut Suparta menghembuskan nafas terakhirnya di Poli ICU Jantung RUP Sanglah, Denpasar, Senin (19/3). Awalnya Kompol Suparta mengeluh mual dan sesak nafas.

Sempat dirawat di RS Bhakti Rahayu lalu dirujuk ke RSUP Sanglah. Sempat ditangani tim medis tapi dia akhirnya meninggal. Petugas Polresta mengatakan, pada Rabu (14/3), mantan Kasatreskrim Polres Jembrana ini mengeluh mual dan sesak nafas. Dia langsung dibawa ke RS Bhakti Rahayu.

Setelah diperiksa tim media, ayah dua putri ini diagnosa sakit jantung. Selanjutnya dia dirujuk ke Poli ICU Jantung RSUP Sanglah, Jumat (16/3).
“Menurut penjelasan dokter Poli Jantung, Kompol Suparta mengalami Diseksi Auarta yaitu pembuluh darah yang keluar dari jantung mengalami pelebaran dan pecah,” ungkapnya.

Baca juga:  Ini Tanggapan Kapolda Soal Janji Bupati Giri Prasta

Setelah dirawat tiga hari di RSUP Sanglah, mantan Kasatresnarkoba Polres Badung ini dinyatakan meninggal dunia, Senin (19/3) pukul 06.45 Wita. Selanjutnya jenazah perwira dikenal ramah dan humoris ini dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

“Awalnya (Suparta-red) drop langsung dilarikan ke rumah sakit. Kami dapat laporan beliau meninggal. Kena serangan jantung,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.