terminal
Lahan Terminal Negara yang berada di Baluk belum mulai dikerjakan lantaran masih dalam pengurusan Amdal. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Pembangunan Terminal Umum Negara di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, tahun 2018 ini akan dilanjutkan. Anggaran untuk kelanjutan pembangunan tahun ini dipasang di angka Rp 7 miliar dan diharapkan sudah bisa dioperasikan tahun depan. Namun, pembangunan masih terganjal pengurusan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

Lahan terminal yang berada di Desa Baluk itu kini sudah tahap pengurugan dan pemadatan. Tinggal menunggu finishing yang ditargetkan tahun ini.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Perhubungan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, Senin (5/3) mengatakan untuk kelanjutan pembangunan Terminal Negara tahun ini sementara masih menunggu Amdal. Tetapi untuk yang lainnya, seperti Detail Engineering Design (DED) dan Feseably Study (FS) sudah siap. Karena itulah pembangunan ini belum ditenderkan menunggu semua kelengkapannya.

Baca juga:  Selain Jalan Lingkar, Ini 5 Proyek untuk Nusa Penida

Ditargetkan, pembangunan Terminal di pinggir kota ini ditargetkan rampung Desember 2018. Sehingga pada tahun 2019, nanti Terminal sudah bisa dioperasikan.

Lokasi Terminal Negara yang baru ini menurutnya lebih strategis karena berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk. Dan hal ini juga mendapatkan tanggapan yang positif dari kalangan sopir angkutan umum. Berbeda dengan lokasi Terminal Negara di Jalan Pahlawan yang berada didalam kota dan jalan satu arah.

Pemindahan nantinya akan dilakukan bila Terminal sudah bisa dioperasikan. Hal ini juga nantinya berkaitan dengan penataan areal parkir Pasar Umum Negara. Sehingga Terminal Negara saat ini, akan digunakan untuk sentral parkir. (surya dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.