Alat berat digunakan untuk membangun bangunan baru di areal sentral parkir Monkey Forest Ubud. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Ubud kini terus meningkat. Kondisi ini menyebabkan Sentral Parkir Monkey Forest Ubud pun selalu penuh terisi. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan karena masalah parkir, Desa Pakraman Padangtegal, Ubud mendirikan bangunan baru.

Bendesa Pakraman Padangtegal, I Made Gandra mengatakan Sentral Parkir Monkey Forest Ubud saat ini selalu penuh dengan kendaraan, bahkan per harinya mencapai antara 700 hingga 800 mobil. “Jadi penuh sekali sekarang di sentral parkir, kalau tidak ada sentral parkir bisa-bisa di jalanan Ubud itu chaos (kacau, red),” katanya.

Ia pun mengatakan Desa Pakraman Padangtegal sedang menambah kapasitas sentral parkir dengan mendirikan gedung baru. Bangunan lantai tiga itu memiliki ukuran 76 x 47 meter. “Ini sudah mulai dikerjakan. Rencananya dikerjakan sekitar tiga bulan, sehingga target kita Mei ini sudah selesai dibangun,” ucapnya.

Baca juga:  Bus Kapasitas 25 Tempat Duduk Dilarang Masuk Ubud

Pembangunan bangunan ini sepenuhnya dari anggaran Desa Pakraman Padangtegal. Diharapkan akan menambah kapasitas parkir sekitar 500 unit mobil. Bila ditambah kapasitas saat ini yang mencapai 700 lebih mobil, diperkirakan Sentral Parkir Monkey Forest Ubud nanti akan menampung 1.200 unit mobil. “Ke depan rencananya kita akan menambah bangunan lagi, sehingga sentral parkir ini nanti menampung 1.500 mobil,” katanya.

Dengan kapasitas itu, ia optimis kawasan wisata Ubud bisa bersih dari parkir liar. Untuk tarif parkir dipatok Rp 2.000 bagi kendaraan roda dua, Rp 5.000 untuk mobil, dan Rp 10.000 untuk Bus. “Tarif tetap segitu, tujuan kita di sini tidak mencari untung dari parkir, tapi agar Ubud lebih nyaman untuk wisatawan. Sehingga kawasan Ubud selalu ramai dikunjungi,” tegasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.